ISESS: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Terburuk Era Reformasi, Prabowo Harus Ganti!
- VoxPop.co.id/Yeni Lestari
“Kalau satuan di depan atau bawah memeras, yang di belakang atau atas menerima setoran untuk sekolah, naik pangkat atau mendapat jabatan. Apakah semua melakukan itu? Pasti tidak. Cuma yang tidak melakukan jumlahnya sangat kecil, dan tentu tak mendapat posisi yang strategis,” kata Bambang.
Selain itu, Bambang mencatat di tahun-tahun terakhir ini menjadi semakin parah karena Polri juga tergoda dengan politik kekuasaan. Kloplah sudah. Kewenangan yang sangat besar, didukung kekuasaan tanpa kontrol yang kuat mengakibatkan arogansi-arogansi muncul. Korbannya masyarakat pencari keadilan.
“Kontrol dan pengawasan internal itu bisa efektif bila ada kepemimpinan yang tegas, bersih dan transparan. Dan ironisnya, itu tidak terlihat dalam kepemimpinan Jendral Listyo Sigit selama 4 tahun ini. Alih-alih melakukan pembenahan, mereka yang terjerat kasus malah dipromosikan. Makanya, kasus-kasus pemerasan saat ini banyak menyeret para Pamen ke bawah,” pungkasnya.
