Warga Langkat Diduga Jadi Korban Intimidasi Ormas, Kodam I/Bukit Barisan Turun Tangan

Kapendam I/Bukit Barisan, Letkol TNI Asrul Kurniawan Harahap
Sumber :
  • Dok. Istimewa

Jakarta, VoxPop – Kodam I/Bukit Barisan bergerak cepat menindaklanjuti video viral terkait dugaan intimidasi oleh oknum ormas terhadap sebuah usaha pembuatan es kristal di Kabupaten Langkat. 

img_title Bahlil soal Izin Tambang Ormas Pasca Putusan MK: Tidak Ada yang Dianulir, Nggak Ada Masalah

Kapendam I/Bukit Barisan, Letkol TNI Asrul Kurniawan Harahap, memastikan bahwa saat ini pabrik es kristal milik UD Aguaris di Desa Pantai Gemi, Kecamatan Stabat, telah kembali beroperasi normal tanpa gangguan.

“Pabrik tersebut saat ini sudah kembali beroperasi. Dandim, Kapolres, dan Dandenpom hari ini, Sabtu sekitar pukul 11.00 WIB, sudah datang langsung ke lokasi untuk memastikan bahwa pabrik beroperasi dengan normal, tanpa ada gangguan premanisme atau oknum ormas tertentu seperti yang dikatakan pemilik pabrik di video yang viral tersebut,” ujar Letkol Asrul, Sabtu, 19 April 2025.

img_title Sahroni Desak Polda NTT Tindak Tegas Pelaku Intimidasi yang Diduga Sebabkan Tewasnya dr. icha: Siapapun Itu

Ilustrasi konvoi ormas Pemuda Pancasila.

Photo :
  • Repro Instagram

Sebelumnya, publik dikejutkan oleh sebuah video yang beredar luas di media sosial. Dalam video tersebut, seorang wanita yang diduga pemilik usaha pembuatan es kristal menyampaikan bahwa pabriknya dihentikan secara paksa oleh pihak yang mengaku berasal dari organisasi masyarakat SPSI dan Pemuda Pancasila

img_title Pengacara Anggota DPRD TTU Sebut dr Icha Akhiri Hidupnya karena Persoalan Asmara, Bukan Intimidasi

Ia juga menyebut telah mengalami intimidasi, dan mesin produksi di pabriknya dimatikan secara sepihak.

“Kami pengusaha UD Aguaris bidang usaha pembuatan es kristal, kami sudah tertekan dengan adanya mengaku dari ormas SPSI dan Pemuda Pancasila, kami punya usaha ditutup, tidak bisa beroperasi, mesin dimatikan. Kami sudah terintimidasi, karyawan kami diberhentikan, tidak boleh bekerja,” ujar wanita tersebut dalam video yang beredar.

Ia pun memohon bantuan kepada Presiden dan aparat penegak hukum agar usahanya bisa kembali berjalan. Video tersebut sontak memicu simpati publik dan perhatian berbagai pihak, termasuk jajaran TNI.

Kapendam I/Bukit Barisan, Letkol TNI Asrul Kurniawan Harahap

Photo :
  • Dok. Istimewa

Langkah cepat Kodam I/BB dinilai sebagai bentuk kepastian perlindungan terhadap warga dan pelaku usaha dari tindakan sewenang-wenang. 

Kapendam I/BB juga menegaskan bahwa institusi TNI akan terus mendukung upaya menciptakan situasi kondusif bagi masyarakat dalam menjalankan kegiatan ekonomi secara legal dan sah.

Nikita Mirzani Video Call di Rutan pakai Wartelsus

Nikita Mirzani Ngaku Dapat Intimidasi usai Kritik Kasus Korupsi Febrie, Ditjenpas DKI Bantah

Kanwil Ditjenpas DKI Jakarta membantah adanya intimidasi terhadap selebritas Nikita Mirzani saat menjalani pemeriksaan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Pondok Bambu.

img_title
VoxPop.co.id
1 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut