Singgung Kasus Noel, Istana: Prabowo Minta Semua Anggota Kabinet Berantas Korupsi!

Mensesneg RI, Prasetyo Hadi
Sumber :
  • VoxPop/Rahmat Fatahillah Ilham

Jakarta, VoxPop – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi berharap kasus pemerasan yang menjerat eks Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer atau Noel dapat menjadi pembelajaran bagi semua anggota Kabinet Merah Putih.

img_title KPK Setop Penyidikan 6 Kasus, Ada Sekjen DPR hingga Wamenkum Eddy Hiariej

Diketahui, Noel telah ditetapkan sebagai tersangka pemerasan dan ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Kami berharap ini menjadi pembelajaran bagi kita semuanya, terutama bagi seluruh anggota Kabinet Merah Putih dan seluruh pejabat pemerintahan," kata Prasetyo kepada wartawan, dikutip Sabtu, 23 Agustus 2025.

img_title Kuasa Hukum Yaqut: Pelimpahan Berkas ke Pengadilan Bukan Bukti Kesalahan, Baru Awal Pembuktian

Prasetyo lanjut menekankan kembali pesan dari Presiden Prabowo agar seluruh jajarannya benar-benar bekerja keras dalam memberantas korupsi.

"Sekali lagi benar-benar Pak Presiden ingin kita semua bekerja keras, berupaya keras di dalam memberantas tindak-tindak pidana korupsi," tegas dia.

img_title Prabowo Prihatin Banyak Kepala Daerah Terjerat Korupsi

Sebelumnya diberitakan, Presiden RI Prabowo Subianto resmi memberhentikan Immanuel Ebenezer atau Noel dari jabatan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) usai ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Mensesneg Prasetyo Hadi mengatakan Prabowo telah menandatangani surat pemberhentian terhadap Immanuel Ebenezer.

"Bapak Presiden telah menandatangani keputusan presiden tentang pemberhentian saudara Immanuel dari jabatannya sebagai Wamenaker," kata Prasetyo kepada wartawan, Jumat, 22 Agustus 2025.

Selanjutnya, kata Prasetyo, pihaknya menyerahkan seluruh proses hukum terkait Immanuel Ebenezer kepada KPK. 

Bupati Pati Sudewo Ditahan KPK

Rapor Merah KPK untuk Jawa Tengah: 5 Bupati Ditangkap karena Korupsi Sejak Awal 2026

Setidaknya sejak awal tahun 2026, sudah ada enam Bupati di Jawa Tengah (Jateng) yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) karena terlibat dalam kasus korupsi

img_title
VoxPop.co.id
4 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut