Mengapa Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2025 Tidak Masuk Daftar Libur Nasional? Ini Faktanya

Memperingati Sumpah Pemuda
Sumber :
  • Aman Hasibuan

Jakarta, VoxPop – Di momen peringatan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2025, tak sedikit masyarakat bertanya-tanya, mengapa tanggal ini tidak termasuk hari libur nasional

img_title Masih Ada 5 Tanggal Merah Lagi di 2026, Catat Jadwal Libur Nasional dan Cuti Bersama yang Tersisa

Padahal, setiap tahunnya, peringatan ini selalu diwarnai dengan kegiatan kebangsaan, upacara, hingga berbagai acara bertema persatuan di sekolah dan instansi pemerintahan.

Jawabannya, tidak termasuk hari libur nasional. Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2025, tanggal 28 Oktober tidak masuk dalam daftar hari libur resmi. 

img_title Kenapa 1 Mei Jadi Hari Buruh? Ini Sejarah May Day hingga Resmi Libur Nasional di Indonesia

Artinya, kegiatan belajar mengajar, aktivitas perkantoran, dan layanan publik tetap berjalan seperti biasa.

Mengutip dari Antara, pemerintah membedakan antara “hari nasional” dan “hari libur nasional”. Tidak semua peringatan penting otomatis ditetapkan sebagai hari libur. 

img_title Pemerintah Atur Tugas Kedinasan ASN Selama Selama Libur Nasional, Cuti Bersama Nyepi dan Idulfitri 2026

Dalam hal ini, Hari Sumpah Pemuda termasuk hari nasional non-libur, seperti Hari Pahlawan (10 November) dan Hari Kebangkitan Nasional (20 Mei).

Logo Sumpah Pemuda ke-97 Tahun 2025

Photo :
  • Kemenpora

Penetapan ini sudah berlaku sejak lama. Berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 316 Tahun 1959, Hari Sumpah Pemuda diakui sebagai hari nasional, namun bukan hari libur resmi. 

Tujuannya agar nilai perjuangan dan semangat pemuda tetap diperingati tanpa mengurangi produktivitas masyarakat dan kegiatan ekonomi nasional.

Meskipun bukan hari libur, peringatannya tetap memiliki arti penting. Tahun ini, Hari Sumpah Pemuda ke-97 mengusung tema “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu.” Tema tersebut menegaskan peran generasi muda sebagai motor penggerak kolaborasi dan persatuan di tengah tantangan zaman. 

Pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) juga telah mengeluarkan panduan resmi pelaksanaan peringatan tahun 2025 yang berisi arahan terkait logo, kegiatan, dan pesan yang ingin disampaikan ke seluruh lapisan masyarakat.

Setelah memahami status tentang hari peringatannya, menarik untuk menelusuri sejarah singkat lahirnya Sumpah Pemuda yang menjadi dasar penetapan 28 Oktober sebagai hari nasional.

Menilik dari sejarahnya, Kongres Pemuda pertama digelar di Batavia (sekarang Jakarta) pada tahun 1926, yang saat itu masih menjadi ibu kota Hindia Belanda. Kongres ini belum menghasilkan keputusan resmi, namun menegaskan gagasan tentang Indonesia yang bersatu. 

Di tengah situasi politik yang tegang akibat penumpasan pemberontakan di Banten, Cilegon, dan Sumatera Barat, para pemuda mulai menyatukan langkah mereka dalam forum-forum organisasi.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut