Kantor Kementerian HAM Kini Bernama Gedung Abdurrahman Wahid

Gus Dur
Sumber :
  • vstory

Jakarta, VoxPop – Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menetapkan kantor Kementerian Hak Asasi Manusia (Kemenham) kini bernama Gedung K.H. Abdurrahman Wahid seiring gelar Pahlawan Nasional yang diberikan Presiden RI Prabowo Subianto pada Senin ini.

img_title Pemerintah Kukuhkan 188 Penggerak HAM di Desa, Bakal Digaji UMP

Pigai dalam keterangan diterima di Jakarta mengatakan penamaan ini merupakan bentuk penghormatan terhadap peran besar Presiden keempat RI yang akrab disapa Gus Dur itu dalam meletakkan fondasi pembangunan HAM di Indonesia.

“Saya langsung menetapkan nama gedung Kemenham dengan nama ‘Gedung K.H. Abdurrahman Wahid’. Ini bentuk penghormatan atas peran dan jasa beliau dalam bidang HAM. Beliau, bagaimanapun, adalah tokoh dan pejuang HAM,” kata dia.

img_title Kejagung Mutasi Besar-besaran! Sebanyak 90 Kajari Diganti, Kejari Jakarta Barat Punya Pimpinan Baru

Menteri HAM, Natalius Pigai

Photo :
  • Cepi Kurnia/tvOne

Menurut Pigai, Gus Dur merupakan tokoh pejuang kemanusiaan yang konsisten dalam memperjuangkan keadilan bagi semua golongan. Dia berharap gedung berlantai sembilan itu dapat menjadi pusat peradaban HAM, sebagaimana misi yang diperjuangkan Gus Dur.

img_title Misteri Wanita Tewas di Kamar Kos Jakbar, Polisi Temukan Luka di Kepala

Selama hidupnya, tutur Pigai, kebijaksanaan Gus Dur selalu menekankan bahwa setiap manusia berhak diperlakukan secara bermartabat tanpa memandang suku, agama, ras, maupun golongan.

Ia memandang, Gus Dur begitu konsisten menyuarakan perdamaian dan pluralisme, bahkan di tengah situasi bangsa yang kala itu menghadapi berbagai dinamika dan tantangan.

“Pada zaman [menjadi] Presiden pun, beliau mendirikan kementerian HAM. Ini bentuk perhatian dan keberpihakan yang jelas pada isu HAM,” ucapnya.

Pigai pun mengenang keputusan Gus Dur yang mencabut sejumlah kebijakan yang bersifat diskriminatif, termasuk Tap MPRS Nomor XXV/1966 terkait pembubaran Partai Komunis Indonesia serta larangan penyebaran ajaran komunis/Marxisme-Leninisme.

Selain itu, dia juga menyoroti kebijakan humanis Gus Dur terhadap Papua, di antaranya pendekatan dialogis yang menempatkan masyarakat Papua sebagai subjek serta pemberian ruang untuk mengekspresikan identitas budaya.

“Kami tentu berharap agar pembangunan HAM di Indonesia juga kami timba semangat dan prinsipnya dari warisan Gus Dur sendiri,” kata Pigai.

Diketahui, Presiden Prabowo Subianto di Istana Jakarta, Senin, menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada 10 tokoh yang dinilai berjasa besar bagi bangsa dan negara, termasuk salah satunya Gus Dur. (Ant)

Tersangka MSBO, seorang pilot WNA yang ditangkap atas dugaan menjadi kurir ekstasi 25 kilogram menuju Indonesia

Kronologi Pilot Malaysia Kepergok Bawa 25 Kg Ekstasi ke Jakarta, Upahnya Bikin Geleng Kepala

Kronologi seorang pilot warga negara asing (WNA) yang diduga menjadi kurir ekstasi 25 kilogram menuju Indonesia, ditangkap, terkuak. Polisi pun membeberkannya.

img_title
VoxPop.co.id
31 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut