Hasto PDIP Tegaskan Rakyat Segala-galanya Bukan Dana. Singgung Zohran Mamdani Jadi Walkot New York

PDIP menggelar konferda dan konfercab di Riau
Sumber :
  • Istimewa

Pekanbaru, VoxPop – PDI Perjuangan (PDIP) menegaskan jati dirinya sebagai partai yang menjunjung tinggi politik moral guna mewujudkan politik yang membangun peradaban. “Ibu Mega selalu menegaskan perkuat akar rumput, nyalakan semangat juang, dan jangan masuk zona nyaman," tegasnya. 

img_title Hasto PDIP: Pengganti Perry Warjiyo Harus Paham Stabilisasi Moneter

Demikian Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto saat pengarahan dalam Konferensi Daerah (Konferda) dan Konferensi Cabang (Konfercab) serentak di Pekanbaru pada Sabtu 22 November. Dalam momen itu juga dia menyatakan sikapnya untuk mengoreksi praktik "Political Industrial Complex."

Hasto, yang membuka acara di hadapan Ketua DPD Zukri, jajaran pengurus DPP seperti Deddy Yevri Sitorus dan Darmadi Durianto, serta Ketua LAMR Datuk Seri H. Taufik Ikram Jamil, menyampaikan pesan tegas dari Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

img_title Kaesang Mau Nyaleg di Dapil Puan, Begini Kata Hasto PDIP

"Ketua Umum selalu mengingatkan bahwa PDI Perjuangan adalah partai yang bergerak ke bawah, bukan partai elite kekuasaan," tegas Hasto.

PDIP menggelar konferda dan konfercab di Riau

Photo :
  • Istimewa
img_title Andi Widjajanto: Tentara Harus Jago Nyetir Tank-Tembak Rudal, Bukan Urus Jagung!

Hasto mengkritik keras politik uang yang menurutnya sering menyebabkan pemimpin tersandera.

"Watak Political Industrial Complex ini menyebabkan begitu banyak calon kepala daerah yang ketika terpilih, tersandera oleh investor politik. Akibatnya ketika terpilih, terjadi kecenderungan penyalahgunaan kekuasaan melalui korupsi untuk mengembalikan modal dan pinjaman," paparnya.

Sebagai inspirasi nyata bahwa modal bukanlah segalanya, Hasto mengeksplorasi kemenangan Zohran Mamdani, seorang imigran Muslim yang berhasil terpilih sebagai Wali Kota New York, Amerika Serikat.

"Dia seorang imigran, dia seorang Muslim, itu minoritas di New York. Tetapi dia terpilih karena dia punya prinsip-prinsip di dalam politik berani menentang arus sebagai watak sejati anak muda," ungkap Hasto, menghubungkan kisah Mamdani dengan semangat dasar PDI Perjuangan.

Hasto merinci perbandingan dana kampanye yang timpang. Mamdani hanya mengantongi sekitar 40 miliar dari donatur kecil, jauh dibandingkan lawan politiknya yang memiliki 350 miliar. Namun, Mamdani menang dengan menawarkan tiga nilai dasar: Keadilan Sosial, Anti-Oligarki, dan Organisasi Rakyat.

"Kampanye Mamdani sangat jelas: 'We don't need billionaires in our democracy'. Ini relevan bagi Indonesia saat politik uang dan oligarki makin menguat," seru Hasto.

Berdasarkan inspirasi Mamdani dan pesan Megawati, Hasto mengumumkan strategi baru PDIP: "Kekuatan sejati dari politik bukanlah dana, tetapi pergerakan yang menyatu dengan kekuatan rakyat."

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut