Teridentifikasi! Jenazah Korban Kapal Tenggelam di Labuan Bajo Putri Pelatih Valencia FC, Keluarga Tinggalkan Pesan Haru

Pencarian 4 WNA Spanyol hilang tenggelam di Labuan Bajo
Sumber :
  • Vera Bahali/tvOne

Labuan Bajo, VoxPop – Tim DVI yang terdiri dari Dokkes dan Inafis Polres Manggarai Barat telah mengidentifikasi jenazah yang ditemukan Senin pagi, 29 Desember 2025 di Pulau Serai, Taman Nasional Komodo.

img_title Jumlah Imigran Tewas saat Masuki Ceuta dari Maroko Capai 90 Orang

Kasidokkes Polres Manggarai Barat, Iptu dr. Gde Yoga Ari Suputra memastikan jenazah adalah korban tenggelamnya kapal wisata Putri Sakina yang merupakan salah satu putri pelatih Valencia FC yang kini belum ditemukan.

Yoga mengatakan, identifikasi dilakukan dengan melakukan pencocokan sidik jari sesuai dengan data dari Kedutaan Besar Spanyol. Selain itu juga pencocokan jenazah dari warna rambut yakni pirang, perhiasan anting dan kalung, gelang lengan kiri dengan tulisan berbahasa Spanyol, dan cat kuku berwarna kuning terang.

img_title Prancis Tolak Spanyol Keluar dari Perjanjian Schengen, Ini Alasannya!

Suasana keluarga Pelatih Valencia korban kapal tenggelam di Labuan Bajo

Photo :
  • Vera Bahali/tvOne/Labuan Bajo

"Awalnya sulit keliatan sidik jarinya, tapi sudah dapat dikerjakan oleh bagian identifikasi kami," kata Yoga.

img_title Bentrokan Imigran di Ceuta, PM Spanyol Sebut Pemerintah Eropa Egois dan Memecah Belah

Untuk saat ini jenazah masih berada di Rumah Sakit Umum Merombok, Labuan Bajo. Yoga mengatakan, pihaknya masih menunggu petunjuk dari Kedutaan Besar Spanyol.

Pesan Haru Keluarga

Usai identifikasi jenazah yang ditemukan, pihak keluarga korban mengeluarkan pesan tertulis menggunakan tiga bahasa yakni Bahasa Spanyol, Indonesia, dan Inggris. Mereka mengonfirmasi kematian putri mereka dan berterima kasih atas dukungan semua pihak di Indonesia maupun Spanyol.

Selain itu mereka juga meminta agar identitas keluarga mereka tetap dirahasiakan. Mereka juga meyakini proses pencarian terhadap tiga anggota keluarga mereka yang lain, akan terus berlanjut.

"Kami tidak akan kembali ke Spanyol tanpa mereka berempat, bersama-sama." tulis mereka.

Laporan Vera Bahali/tvOne NTT

Imigran Maroko Tiba di Pesisir Kota Ceuta

Gelombang Migran Ilegal Serbu Ceuta, Menlu Jerman Desak Komisi Eropa Lindungi Perbatasan

Hal itu menyusul masuknya migran ke wilayah kantong Spanyol di Afrika Utara, Ceuta, sebagaimana yang dilaporkan surat kabar Jerman Bild pada Minggu, 2 Agustus 2026.

img_title
VoxPop.co.id
2 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut