Donald Trump Siap Temui Tokoh Oposisi Venezuela di Washington, Ada Motif Apa di Baliknya?

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump
Sumber :
  • White House

AS, VoxPop – Tokoh oposisi Venezuela, Maria Corina Machado dijadwalkan akan ke Washington pekan depan. Momen kedatangan Machado ke Washington ini juga dimanfaatkan oleh presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

img_title Bukan Iran, Trump Tegaskan Cuma AS yang Pungut Biaya di Selat Hormuz

Donald Trump mengaku tak sabar untuk menyapa Machado pekan depan. Hal ini diungkap pemimpin AS itu saat tampil dalam program Hannity di Fox News.

“Ya, setahu saya dia akan datang minggu depan, dan saya menantikan untuk menyapanya,” ujar Trump dikutip dari laman Reuters, Jumat 9 Januari 2026.

img_title Trump Batalkan Rencana Serangan ke Iran

Gedung Putih belum memberikan tanggapan resmi ketika dimintai keterangan lebih lanjut terkait rencana pertemuan tersebut.

Pertemuan ini akan menjadi yang pertama bagi Trump dan Machado. Sebelumnya, Machado mengatakan awal pekan ini bahwa ia belum pernah berbicara dengan pemimpin AS itu sejak dirinya meraih Hadiah Nobel Perdamaian pada Oktober lalu.

img_title Hamas Respons Pernyataan Trump: Tidak Ada Pelucutan Senjata Sebelum Israel Mundur dari Gaza

Masa depan pemerintahan negara Amerika Selatan itu sendiri masih belum jelas. Pada akhir pekan lalu, Trump sempat menepis kemungkinan bekerja sama dengan Machado, dengan mengatakan bahwa Machado tidak memiliki dukungan maupun rasa hormat yang cukup di negaranya sendiri.

Kepada Fox News, Trump menyebut bahwa Venezuela yang saat ini dipimpin oleh Presiden sementara Delcy Rodríguez membutuhkan waktu sebelum bisa mencapai kondisi yang memungkinkan untuk menggelar pemilihan umum.

“Kami harus membangun kembali negara itu. Mereka tidak mungkin mengadakan pemilu. Bahkan sekarang pun mereka tidak akan tahu bagaimana caranya menggelar pemilu,” kata Trump.

Venezuela, yang merupakan anggota OPEC, termasuk salah satu produsen minyak terbesar dunia. Industri minyaknya kini menjadi fokus utama pemerintahan Trump. Seorang pejabat senior mengatakan kepada Reuters bahwa penjualan minyak Venezuela ke Amerika Serikat akan segera dimulai, dengan pengiriman awal sekitar 30 hingga 50 juta barel, dan akan berlanjut tanpa batas waktu.

Trump juga mengatakan akan bertemu dengan para eksekutif perusahaan minyak di Gedung Putih pada Jumat waktu setempat. Menurutnya, perusahaan-perusahaan tersebut akan memegang peran penting dalam membangun kembali industri minyak Venezuela.

“Mereka akan membangun ulang seluruh infrastruktur minyak. Mereka akan menginvestasikan setidaknya 100 miliar dolar AS. Minyak yang mereka miliki luar biasa baik dari segi kualitas maupun jumlahnya,” kata Trump.

Presiden AS Donald Trump di Gedung Putih

AS Klaim Kesepakatan Pembukaan Selat Hormuz dengan Iran Bisa Tercapai Besok, Harga Energi Diprediksi Stabil

Menkeu AS Scott Bessent menyebut kesepakatan pembukaan Selat Hormuz dengan Iran berpeluang tercapai pada Rabu dan diyakini dapat menstabilkan harga energi.

img_title
VoxPop.co.id
4 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut