Eks Menlu-Wamenlu Merapat ke Istana Temui Prabowo, Ada Apa?

Eks Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal
Sumber :
  • Yeni Lestari/VoxPop

Jakarta, VoxPop – Presiden RI Prabowo Subianto mengundang mantan Menteri Luar Negeri (Menlu) dan Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) ke Istana Kepresiden, Jakarta Pusat pada Rabu, 4 Februari 2026 sore.

img_title Cerita Prabowo Diminta Presiden Korsel Buka Jalur Dialog dengan Korut

Tampak mantan Wamenlu Dino Patti Djalal turut menghadiri undangan Prabowo tersebut.

"Undangan untuk datang, dan dalam suratnya disampaikan mengenai politik luar negeri, arah politik luar negeri, including Palestina," kata Dino kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat.

img_title Hasan Nasbi soal Prabowo Sebut 'Londo Ireng': Itu Istilah Orang yang Suka Gaduh

Sementara itu, mantan Menlu Marty Natalegawa juga mengaku datang ke Istana Kepresiden untuk memenuhi undangan Presiden Prabowo.

"Saya tidak tahu sama dengan anda-anda. Saya hanya memenuhi undangan," kata Marty.

img_title Kadin Puji Program MBG Prabowo, Sebut Banyak Anak Pelosok Terbantu

Saat ditanya apakah akan menyampaikan pandangannya soal keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace, Marty mengatakan dirinya ingin mendengar penjelasan pemerintah lebih dulu.

"Saya ada pandangan sendiri, tapi saya ingin mendengar lagi pandangan, penjelasan nanti," ucapnya.

Di sisi lain, Menlu 1999-2001, Alwi Shihab mengatakan ada 20 mantan Menlu dan Wamenlu yang diundang Prabowo hari ini. Salah satu yang akan dibicarakan dalam pertemuan ini adalah bergabungnya Indonesia dalam Board of Peace.

“Ada keuntungan kita bergabung tetapi apa yang harus diperhatikan. Kan kita sudah masuk, masa kita bilang keluar? kan tidak mungkin,” kata Alwi.

Presiden RI Prabowo Subianto

Kadin Puji Kepemimpinan Prabowo: Sangat Visioner dan Strategis

Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia menilai kepemimpinan Presiden Prabowo berorientasi pada percepatan pelaksanaan kebijakan dan transformasi di berbagai bidang.

img_title
VoxPop.co.id
1 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut