Wamenlu: Komite Nasional Board of Peace Bakal Diisi Teknokrat Palestina

Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu), Arif Havas Oegroseno
Sumber :
  • Yeni Lestari/VoxPop

Jakarta, VoxPop – Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu), Arif Havas Oegroseno mengungkap pihak Palestina akan dilibatkan dalam struktur Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.

img_title Hasan Nasbi soal Prabowo Sebut 'Londo Ireng': Itu Istilah Orang yang Suka Gaduh

Dia menyebut, di dalam Board of Peace terdapat struktur bernama Komite Nasional. Nantinya, komite tersebut akan diisi oleh teknokrat-teknokrat berkebangsaan Palestina.

Hal itu disampaikan Arif usai pertemuan Presiden RI Prabowo Subianto dengan eks Menlu dan Wamenlu terkait Board of Peace di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu, 4 Februari 2026.

img_title Kadin Puji Program MBG Prabowo, Sebut Banyak Anak Pelosok Terbantu

"Board of Peace itu nanti ada badan eksekusinya, ada national committee (komite nasional) yang diisi oleh teknokrat Palestina. Itu kesepakatannya sebenarnya," kata Arif kepada wartawan.

"Jadi akan ada tim khusus dari orang Palestina, yang tidak tergabung dengan afiliasi politik tertentu, dan (badan itu) akan menjadi pelaksana dari kegiatan-kegiatan yang ada di BoP," sambungnya.

img_title Prabowo Mau Rapat Bareng Kadin Digelar Rutin Tiap Tiga Bulan Sekali

Lebih lanjut, Arif menjelaskan bergabungnya Indonesia sebagai anggota Board of Peace merupakan kesepakatan bersama RI dengan negara-negara mayoritas penduduk muslim lainnya yang selama beberapa kali rapat membahas Palestina.

Beberapa negara itu berada di kawasan Timur Tengah, tetapi ada juga yang di luar itu, misalnya seperti Turki, Indonesia, Pakistan.

"Ini merupakan kerja bersama ya," tutur dia.

Presiden RI Prabowo Subianto

Kadin Puji Kepemimpinan Prabowo: Sangat Visioner dan Strategis

Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia menilai kepemimpinan Presiden Prabowo berorientasi pada percepatan pelaksanaan kebijakan dan transformasi di berbagai bidang.

img_title
VoxPop.co.id
1 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut