Seleksi ASN Jadi Komcad: Fisik, Kesehatan dan Psikologi

Kemenhan melaksanakan kegiatan penetapan komponen cadangan (komcad)
Sumber :
  • ANTARA/HO-Kementerian Pertahanan RI

Jakarta, VoxPop – Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Setjen Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait mengatakan, aparatur sipil negara (ASN) yang akan mengikuti pelatihan sebagai komponen cadangan (komcad) harus mengikuti seleksi ketat.

img_title Begini Cara Pengembangan Karir, Promosi hingga Mutasi ASN di Lingkungan Setjen DPD RI

"Calon peserta yang telah mendaftar tetap harus melalui proses seleksi. Tahapan seleksi tersebut meliputi seleksi administrasi, pemeriksaan kesehatan, kesegaran jasmani," kata Rico kepada ANTARA di Jakarta, Kamis.

Rico menjelaskan, seleksi kesehatan itu perlu dilakukan untuk memastikan ketahanan fisik para ASN yang nantinya akan mengikuti pelatihan dasar militer.

img_title Prabowo Naikan Tukin Prajurit TNI dan Pegawai Kementerian Pertahanan

Tidak hanya seleksi kesehatan dan fisik saja, pihaknya juga akan memberlakukan seleksi secara psikis dan penilaian mental ideologi.

"Seleksi psikologi, serta penilaian mental ideologi guna memastikan kesiapan peserta mengikuti pelatihan komcad," jelas Rico.

img_title Kepala BGN: 261 Pegawai Bermasalah Dipecat

Rico melanjutkan, Kemhan sendiri memberikan kuota sebanyak 4.000 untuk seluruh kementerian dan lembaga yang ingin mengirimkan ASN mengikuti pelatihan menjalani komcad.

Pelatihan gelombang pertama direncanakan sebanyak 2.000 ASN dan digelar di lima lokasi yakni Pusdikkes, Skadik 301, Pusbahasa AU, Kodam Jaya dan Pasmar 1.

Untuk gelombang ke dua sendiri akan diikuti oleh jumlah ASN yang sama dan akan digelar di pertengahan 2026.

Per hari ini, Kamis 26 Februari, tercatat ada 987 ASN yang sudah terdaftar untuk mengikuti pelatihan sebagai komcad. Dia mengatakan angka tersebut kemungkinan akan bertambah menjelang pelatihan gelombang pertama para April mendatang.

Dia berharap dengan adanya pelatihan ini, seluruh ASN dapat memiliki semangat dan jiwa nasionalisme yang sama untuk mengabdi kepada masyarakat dan negara. (Ant)

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto melepas keberangkatan 744 personel TNI UNIFIL ke Lebanon

DPR Tegaskan Kenaikan Tukin TNI hingga 90 Persen Tak Ganggu Efisiensi Anggaran, Ini Alasannya

DPR menilai adanya kenaikan tunjangan kinerja TNI dan ASN Kemenhan hingga 90 persen tidak bertentangan dengan kebijakan efisiensi anggaran pemerintah.

img_title
VoxPop.co.id
31 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut