Dobrak Pintu Penjara, Klinik Rutan Muntok Kini Buka Layanan BPJS untuk Masyarakat Umum
- Istimewa
Aswalmi juga menekankan bahwa proses kredensialing yang telah dilalui Klinik Rutan Muntok. Ia memastikan bahwa seluruh aspek pelayanan, mulai dari kompetensi tenaga medis hingga sarana penunjang, telah memenuhi kualifikasi dan standar mutu yang setara.
"Kami menyambut baik Klinik Armelia Rutan Montuk sebagai Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang menjadi garda terdepan layanan Program JKN. Kehadiran klinik diharapkan tidak hanya akan meningkatkan kesehatan warga binaan, namun akan berdampak pada masyarakat sekitar," ucapnya.
Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Ditjen Pemasyarakatan Bangka Belitung, Ade Agustina menjelaskan, klinik di lingkungan Rutan memiliki peran yang jauh lebih kompleks dibandingkan faslitas kesehatan lainnya. Sebab, keberadaannya juga harus mampu mendeteksi dini dan memitigasi risiko kesehatan terhadap penghuninya.
Proses integrasi ini juga memastikan Klinik Rutan Muntok beroperasi sesuai standar nasional. Mulai dari ketersediaan obat-obatan, kelayakan ruang periksa, hingga kompetensi tenaga medis yang siaga.
"Klinik Rutan Muntok diharapkan menjadi role model bagi satuan kerja pemasyarakatan di Bangka Belitung. Bahwa pemasyarakatan mampu berkontribusi positif bagi stabilitas sistem kesehatan daerah, sembari menjalankan fungsi pembinaan bagi warga binaan secara humanis," kata Agustina.
