Modus Ratusan Napi Rutan Kotabumi Lakukan Love Scamming, Pakai Atribut TNI-Polri Tipu RIbuan Korban

Ilustrasi penipuan.
Sumber :
  • Pixabay

Jakarta, VoxPop – Kepolisian Daerah (Polda) Lampung mengungkap kasus love scamming yang dilakukan oleh narapidana atau napi dari dalam Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Kotabumi.

img_title Kronologi Febrie Adriansyah Dititipkan Ditahan di Rutan KPK

"Pengungkapan kasus ini hasil dari kerja sama atau join investigasi dengan pihak Kementerian Imigrasi, sehingga dapat mengungkap kasus love scamming yang dikendalikan dari dalam Rutan Kotabumi," kata Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf, di Provinsi Lampung, Senin.

Ia mengatakan bahwa dalam kasus ini setidaknya 137 tahanan di rutan tersebut diduga terlibat dalam aksi tindak kejahatan love scamming yang dilakukan secara berkelompok.

img_title Viral Mantan Napi Terorisme di Tasikmalaya Ledakan PKL Pakai Bom Rakitan, Pengamat Soroti Hal Ini

"Kami melakukan pemeriksaan terhadap 145 warga binaan (WB) di sana (Rutan Kotabumi) dan 137 orang terindikasi ikut terlibat dalam kasus ini," kata dia.

Kapolda menyebutkan berdasarkan hasil penyelidikan, jumlah korban yang berhasil diidentifikasi mencapai 1.200 orang lebih, dengan 671 korban di antaranya terkait eksploitasi seksual berbasis daring.

img_title Tak Ada Habisnya, Love Scamming Kembali Makan Korban, Raup Rp1,1 Miliar dari 53 Wanita

"Dari jumlah tersebut, sebanyak 249 korban diketahui telah melakukan transfer uang kepada pelaku. Korban berasal dari sejumlah daerah, termasuk Jawa Timur dan Lampung, dengan total kerugian diperkirakan mencapai Rp1,4 miliar," kata dia.

Dia menjelaskan bahwa modus yang dilakukan oleh para pelaku yakni mereka membuat akun media sosial dengan profil palsu yang menyerupai seorang anggota baik TNI maupun Polri guna menipu korbannya.

"Kegiatan tersebut telah dilakukan oleh para pelaku sejak Januari hingga April. Barang bukti yang berhasil kami amankan yaitu 156 unit telepon seluler berbagai merek, satu buku tabungan bank, seragam dinas harian Polri, atribut kepolisian, pin reserse, hingga pakaian yang digunakan untuk mendukung aksi penyamaran," kata dia.

Ia pun menegaskan Polda Lampung akan terus mendalami kasus ini dan siapa saja yang terlibat lebih jauh.

"Saat ini para narapidana yang terlibat sudah dipindahkan dari Rutan Kotabumi ke Rutan Bandarlampung guna mempermudah proses penyidikan lebih lanjut," kata dia. (Ant)

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ditahan Kejagung

Penahanan Febrie Adriansyah di Rutan KPK Dinilai Sudah Tepat, Proses Hukum Diminta Berjalan Tanpa Intervensi

Penahanan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, di Rumah Tahanan KPK Cabang Merah Putih terus menjadi sorotan.

img_title
VoxPop.co.id
25 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut