Anggota TNI Tewas Ditembak Rekannya Usai Senggolan di Kafe Palembang

Ilustrasi tembakan
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Andrew Tito

VoxPop – Seorang anggota TNI berinisial Pratu F tewas diduga ditembak sesama rekannya Serda R di sebuah kafe di Palembang, Sumatera Selatan pada Sabtu dini hari 16 Mei 2026.  

img_title Mensesneg Ungkap Alasan Pemerintah Naikkan Tukin TNI, Singgung Nasib Guru dan Nakes di Wilayah 3T

Peristiwa bermula dari keributan antara korban dan pelaku bersenggolan saat joget di tempat hiburan malam tersebut. Keributan itu berujung pada perkelahian. Dalam situasi tersebut, pelaku diduga mengeluarkan senjata api dan melepaskan tembakan ke arah korban hingga tewas.

Korban sempat dilarikan ke RS Permata Palembang, namun nyawanya tidak tertolong. Korban diketahui mengalami luka tembak bagian perut sebelah kanan.

img_title Prabowo Ingatkan Pati TNI Jangan Jadi 'Jenderal Salon': Sesekali Sepatu dan Celananya Harus Kotor

Setelah kejadian, tim identifikasi Polrestabes Palembang berkoordinasi dengan Detasemen Polisi Militer (Denpom) II/4 Palembang, untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan saksi-saksi.

Terpisah, Kapendam II/Sriwijaya Letkol Inf Yordania memastikan Pangdam Sriwijaya telah memerintahkan jajaran terkait untuk segera melakukan langkah-langkah penyelidikan secara menyeluruh di lapangan. 

img_title Prabowo Naikan Tukin Prajurit TNI dan Pegawai Kemhan, Bintang 4 Dapat Rp48,6 Juta

"Pangdam telah memerintahkan Asintel Kasdam II/Swj dan Danpomdam II/Swj untuk segera menangani di lapangan melalui penyelidikan mendalam, agar tidak terjadi kesimpangsiuran pemberitaan maupun berkembangnya opini keliru di masyarakat," kata Yordania dalam keterangan persnya, Sabtu. 

Menurutnya, saat ini Denpom II/4 Palembang masih melaksanakan serangkaian proses penyelidikan, mulai dari pemeriksaan saksi-saksi di lokasi kejadian. Termasuk pendalaman rekaman CCTV. 

"Masih melaksanakan serangkaian proses penyelidikan, mulai dari pemeriksaan saksi-saksi di lokasi kejadian, pendalaman rekaman CCTV, pelaksanaan autopsi jenazah, pengumpulan barang bukti, hingga koordinasi dengan Polda Sumatera Selatan guna mendukung pengungkapan fakta secara objektif dan komprehensif," ujarnya.

Kapendam menegaskan bahwa proses penyelidikan membutuhkan waktu agar seluruh rangkaian peristiwa dapat diungkap secara akurat berdasarkan fakta di lapangan. "Proses ini membutuhkan waktu, untuk perkembangan informasi selanjutnya akan disampaikan pada kesempatan pertama," ungkapnya

Viral kendaraan lapis baja TNI berjejer terparkir di kawasan Monumen Nasional (Monas)

Viral Kabar Kendaraan Lapis Baja Berjejer di Monas untuk Hadapi Demonstran, TNI: Jangan Sebarakan Hoaks!

Video yang memperlihatkan deretan kendaraan lapis baja terparkir di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, ramai beredar di media sosial (medsos).

img_title
VoxPop.co.id
1 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut