Ratusan Juta Raib, Korban Penipuan Travel Umrah Hanania Sebut Kompensasi Tak Masuk Akal

Direktur Utama Hanania Group, Ahmad Syah Farhan (ASF)
Sumber :
  • Kolase Viva/ TikTok @dwiutariri/ist

VoxPop – Direktur Utama Hanania Group, Ahmad Syah Farhan (ASF) telah ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan penipuan dan atau penggelapan perjalanan umrah.

img_title Bukan Cuma Bos Hanania, Sang Istri Kini Ikut Jadi Tersangka Kasus Umrah

Akibat dari perbuatannya, tak sedikit korban yang tertipu hingga menyebabkan pembatalan keberangkatan ke Tanah Suci untuk beribadah umrah.

Di antara korban yang gagal berangkat, terdapat Rosiani yang mengaku telah mengalami kerugian hingga mencapai ratusan juta rupiah.

img_title Isu Febrie Adriansyah Umrah Dibantah Kejagung: Gimana Mau Umrah, Sudah Dicekal!

Rosiani mengaku tidak mudah mengumpulkan uang untuk menggapai harapan berangkat umrah bersama keluarga. 

Dengan suara bergetar, Rosiani merasakan kekecewaan terhadap Hanania karena ia menjadi korban penipuan disaat dirinya telah memberikan kepercayaan.

img_title Ibadah Pakai Uang Haram, Eks Kapolres Bima Umrahkan Keluarga dari Duit Setoran Sabu

“Saya sama suami mengumpulkan uang ini tidak mudah, disaat saya mempercayai Hanania ini bisa memberangkatkan saya dan suami ternyata malah ditipu seperti ini,” ungkap Rosiani melalui program acara Kabar Petang, tvOne.

“Seharusnya kita berangkat tanggal 16 Juni, ternyata di tanggal 27 Mei kemarin kita dapat kabar broadcast dari Ahmad Syah Farhan (ASF) selaku owner Hanania, mereka tidak bisa memberangkatkan kami selaku jemaahnya tanpa alasan yang jelas,” sambungnya menjelaskan.

Korban Penipuan Hanania Group, Rosiani

Photo :
  • Youtube tvOnenews

Keesokan harinya, para korban mendatangi kantor biro perjalanan umrah tersebut untuk menuntut kejelasan terkait pembatalan keberangkatan mereka ke Tanah Suci.

Dirut Hanania tersebut hanya memberikan informasi bahwa keuangan biro travel ini sedang dalam kondisi yang tidak baik.

Kemudian, saat ini dana dari para calon jemaah dialihkan untuk membantu perusahaan lainnya yang saat ini sedang mengalami kesulitan secara finansial.

“Dia hanya beralasan bahwa uangnya digunakan untuk permasalahan internal mereka, tapi tidak secara spesifik,” ujarnya.

“Sedangkan solusi-solusi yang diberikan kepada kami para jemaah itu juga tidak jelas dan tidak berdasar, tidak ada buktinya,” lanjutnya.

Pihak travel menawarkan kepada para korban penjadwalan ulang atau reschedule dengan cara travel join dengan biro perjalanan umrah lainnya.

Sebelumnya, Farhan menawarkan keberangkatan ke Tanah Suci bagi para calon jemaah umrah dengan melakukan penjadwalan ulang secara berkala selama enam bulan. 

Nantinya, pihak travel akan bekerjasama dengan biro travel umrah lainnya untuk memberangkatkan para calon jemaah umrah yang saat ini tengah dirugikan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut