Dengan Suara Bergetar, Korban Travel Umrah Hanania Kecewa Berat: Saat Saya Pecaya, Malah Ditipu
- Kolase VoxPop/ Tangkapan layar YouTube tvOnenews
Namun, Dirut Hanania, Ahmad Syah Farhan hanya brdalih bahwa kondisi keuangan biro travel ini sedang tidak baik.
Ironisnya, dana yang telah disetorkan para calon jemaah justru dialihkan untuk menyuntikkan modal ke perusahaan lain yang juga mengalami kesulitan secara finansial.
“Dia hanya beralasan bahwa uangnya digunakan untuk permasalahan internal mereka, tapi tidak secara spesifik,” ujarnya.
“Sedangkan solusi-solusi yang diberikan kepada kami para jemaah itu juga tidak jelas dan tidak berdasar, tidak ada buktinya,” lanjutnya.
Direktur Utama Hanania Group, Ahmad Syah Farhan (ASF)
- Kolase Viva/ TikTok @dwiutariri
Pihak travel menawarkan kepada para korban penjadwalan ulang atau reschedule dengan cara travel join dengan biro perjalanan umrah lainnya dan pengembalian dana.
Namun, sejak bulan April lalu dana tersebut belum juga dikembalikan kepada para jemaah tanpa alasan yang jelas.
Kini Direktur Utama PT Khazanah Tamma Internasional, Ahmad Syah Farhan (ASF) telah ditahan dan resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penipuan dan/atau penggelapan perjalanan umrah yang melibatkan Hanania Group.
Atas perbuatannya, tersangka dijerat pasal berlapis terkait tindak pidana penipuan penggelapan, serta tindak pidana pencucian uang (TPPU), sebagaimana diatur dalam Pasal 492 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, serta Pasal 486 dan Pasal 607 KUHP.
(kmr)
