Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN Baru, Gimana Nasib MBG?
- Istimewa
Pemerintah juga meminta seluruh unit kerja di lingkungan BGN tetap menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara maksimal selama proses transisi berlangsung. Dengan demikian, pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga dan tidak mengalami gangguan.
"Pemerintah akan terus memastikan bahwa selama proses evaluasi yang terus kita laksanakan, seluruh program Badan Gizi Nasional tetap berjalan sebagaimana mestinya. Pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terganggu sama sekali, dan setiap unit kerja di lingkungan Badan Gizi Nasional diharapkan tetap menjalankan tugas sesuai dengan tanggung jawab masing-masing," katanya.
MBG Jadi Instrumen Pembangunan SDM dan Ekonomi
Lebih lanjut, pemerintah menilai program Makan Bergizi Gratis tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas gizi masyarakat. Program ini juga memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Karena itu, pergantian pimpinan BGN diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kualitas pelaksanaan MBG. Pemerintah optimistis program tersebut dapat berjalan lebih efektif dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat di berbagai daerah.
"Semoga langkah ini menjadi awal yang baik bagi penguatan pelayanan program makan bergizi gratis agar dapat berjalan dengan sebaik-baiknya sebagai bagian dari investasi pendidikan dan sumber daya manusia kita, dan sekaligus sebagai pengejawantahan manifesto keberpihakan. Dan tentu kita berharap program ini dapat menjadi alat penggerak ekonomi nasional," katanya.
Dengan berbagai target yang dibebankan kepada Nanik S Deyang dan jajaran pimpinan baru BGN, nasib program MBG dipastikan tetap menjadi prioritas pemerintah. Tantangan berikutnya adalah bagaimana memastikan pelaksanaan program tersebut semakin efektif, transparan, dan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas gizi masyarakat Indonesia.
