Aipda Yudhie Gugur Saat Gerebek Bandar Sabu di Kalteng, Kapolri: Lakukan Tindakan Tegas Terukur Kepada Gembong

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo beserta stakeholders lainnya
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, VoxPop – Gugurnya Aipda Yudhie Perdana Putra saat memburu bandar narkoba di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, menjadi peringatan keras bagi jajaran kepolisian.

img_title Kapolri Rotasi Sejumlah Kapolres, Ini Daftar Nama yang Dapat Jabatan Baru

Menyikapi insiden itu, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memerintahkan seluruh personel memperkuat perang terhadap peredaran narkotika dan bertindak tegas terhadap pelaku yang melawan aparat.

Perintah tersebut disampaikan setelah Aipda Yudhie tewas dalam operasi penangkapan bandar narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, pada Rabu malam, 1 Juli 2026.

img_title Mutasi Besar-besaran Polri! Kapolri Rombak 146 Pati dan Pamen, Ini Daftar Jabatan Strategis yang Berganti

Kapolri menegaskan, perang melawan narkoba tidak boleh surut meski memakan korban dari kalangan aparat.

”Saya minta seluruh jajaran untuk terus menyatakan perang melawan narkoba dan meningkatkan pemberantasan narkoba yang membahayakan masyarakat dan generasi muda kita,” kata Sigit, Jumat, 3 Juli 2026.

img_title Kapolri Mutasi Pati Polri, Brigjen Untung Widyatmoko Dipromosikan Jadi Kadiv Hubinter

Ia juga meminta seluruh anggota di lapangan tidak ragu mengambil tindakan tegas dan terukur apabila bandar atau gembong narkoba melakukan perlawanan yang membahayakan keselamatan petugas maupun masyarakat.

”Dan lakukan tindakan tegas terukur terhadap bandar atau gembong narkoba yang melawan upaya penegakan hukum, apalagi membahayakan jiwa petugas atau masyarakat,” katanya.

Menurut Sigit, sindikat narkotika merupakan ancaman nyata bagi masa depan bangsa sehingga harus diberantas sampai ke akarnya.

”Mereka adalah penghancur generasi yang harus diberantas untuk menyelamatkan masyarakat dari dampak bahaya narkoba yang bisa merusak generasi masyarakat dan bangsa,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolri kembali menyampaikan belasungkawa atas gugurnya Aipda Yudhie. Sebagai bentuk penghormatan, Polri juga memberikan kenaikan pangkat luar biasa kepada almarhum.

"Mewakili institusi saya mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya terhadap anggota yang telah gugur dalam melaksanakan tugasnya dan juga seluruh keluarga besar Almarhum. Institusi memberikan penghormatan terbaik bagi Almarhum dan memberikan kenaikan Pangkat Luar Biasa," tutur dia.

Sebelumnya, operasi penggerebekan bandar narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berujung tragedi.

Seorang anggota Satresnarkoba Polres Katingan gugur, sementara dua personel lainnya hingga kini masih dinyatakan hilang usai diserang saat menjalankan tugas.

Korban yang gugur adalah Aipda Yudhie Perdana Putra. Sementara dua anggota yang masih dalam pencarian yakni Aiptu Sumaryanto dan Bripda Nopandri Ramadhana.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut