Sekolah Rakyat Tingkat SD Disebut Sepi Peminat, Anggota DPR Minta Evaluasi Menyeluruh
- Dok. Istimewa
Derta juga meminta agar pemerintah perlu memberikan fleksibilitas model Sekolah Rakyat, sehingga tidak seluruhnya diwajibkan menggunakan sistem berasrama. Di daerah yang memungkinkan, konsep sekolah reguler atau semi-boarding dapat menjadi alternatif yang lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Selain itu penyelenggaraan asrama sebaiknya diprioritaskan bagi anak-anak yang memang menghadapi kondisi khusus, seperti yatim piatu, terlantar, berasal dari keluarga miskin ekstrem, korban bencana, atau tinggal di wilayah yang akses pendidikannya sangat terbatas.
Pemerintah juga perlu memperkuat pelibatan keluarga dalam proses pendidikan. Orang tua tidak boleh diposisikan hanya sebagai pihak yang menyerahkan anak kepada sekolah, tetapi harus menjadi mitra aktif dalam membangun karakter dan perkembangan anak.
"Program Sekolah Rakyat merupakan ikhtiar yang baik untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Namun, niat baik harus diwujudkan melalui desain kebijakan yang tepat. Pendidikan tidak hanya berbicara tentang ruang kelas dan fasilitas, tetapi juga tentang cinta, perhatian, dan kehadiran keluarga dalam kehidupan anak," tutur Derta.
