BGN soal Anak Orang Kaya Nggak Dapat MBG: Masih Dikaji

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Trenggono di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat
Sumber :
  • Yeni Lestari/VoxPop

Jakarta, VoxPop Badan Gizi Nasional (BGN) menyatakan masih mengkaji wacana anak dari kelompok ekonomi mampu atau kaya tidak lagi menjadi penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG).

img_title Sudaryono Langsung Suspend Dapur MBG di Semarang usai Jenguk Korban yang Diduga Keracunan

“Itu masih kita kaji lagi. Memang sudah ada wacana ke sana, tapi masih kita kaji lagi,” kata Wakil Kepala BGN Trenggono kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat, 17 Juli 2026.

Trenggono belum merincikan kriteria penerima manfaat MBG ke depan, termasuk kelompok desil maupun jenis sekolahnya. 

img_title BGN Periksa 5.355 SPPG, Sudaryono Tegaskan Indikasi Korupsi Berujung Pemecatan Kepala Dapur

Namun, dia menekankan bahwa program itu akan diprioritaskan kepada kelompok yang membutuhkan.

Menurut dia, kajian tersebut ditargetkan rampung dalam waktu satu bulan, bersamaan dengan evaluasi terhadap berbagai aspek lain dalam pelaksanaan program sesuai tenggat yang diberikan Presiden RI Prabowo Subianto.

img_title Bos BGN Sebut Program MBG Jadi Prioritas di Daerah dengan Angka Stunting Tinggi

“Hasilnya akan disampaikan setelah kajian kita selesai. Semua ini masih kita adakan pengkajian dulu,” jelas Trenggono.

Diketahui, Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan jajarannya untuk mengkaji ulang sasaran program MBG agar lebih diprioritaskan bagi kelompok yang membutuhkan, termasuk masyarakat di desil bawah dan daerah rawan stunting.

Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari mengatakan Presiden meminta seluruh masukan terkait pelaksanaan MBG dikaji terlebih dahulu sebelum pemerintah mengambil keputusan.

“Beliau mendengarkan semua masukan dari semua peserta rapat yang hadir tadi, ada usulan yang macam-macam,” kata Agustina usai menghadap Presiden di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 16 Juli 2026.

Menurut dia, Presiden mengarahkan agar program tersebut lebih difokuskan kepada kelompok masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

“Yang perlu diefisienkan, yang tidak harus menerima lagi program MBG, ya, silakan tidak usah menerima lagi, tetapi mereka yang berada di desil yang di bawah, di daerah yang tertinggal, di daerah yang bervalensi stunting-nya tinggi silakan diberikan,” katanya.

Arahan tersebut, imbuh Agustina, menjadi dasar bagi BGN untuk melakukan pembenahan pelaksanaan program MBG yang menjangkau jutaan penerima manfaat. (Ant)

Kepala BGN, Sudaryono

Sudaryono Tak Bakal Toleransi Kasus Keracunan MBG, Beri Pesan Penting Ini ke Kepala SPPG

Sudaryono mengatakan, kepala SPPG harus bertindak tegas terhadap petugas yang tidak mematuhi prosedur kebersihan dan keamanan pangan untuk hindari keracunan MBG.

img_title
VoxPop.co.id
2 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut