Deretan Jabatan Sudaryono Sebelum Ditunjuk Prabowo Jadi Kepala BGN, Begini Rekam Jejaknya
- BULOG
Aktif Memimpin Berbagai Organisasi
Selain berkarier di pemerintahan, Sudaryono juga aktif memimpin sejumlah organisasi. Ia pernah menjadi Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah pada usia 38 tahun.
Namanya juga tercatat sebagai Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), Ketua Umum Tani Merdeka Indonesia (TMI), Ketua Dewan Pembina DPP Pedagang Pejuang Indonesia Raya (PAPERA), Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI), CEO Garuda TV, serta CEO PT Indonesian Defense and Security Technologies.
Di HKTI, Sudaryono dikenal berperan dalam penyelesaian dualisme organisasi melalui pendekatan dialog.
Menjabat Wakil Menteri Pertanian
Karier Sudaryono berlanjut ketika dipercaya menjabat Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia. Di posisi tersebut, ia terlibat dalam pelaksanaan berbagai program pemerintah yang berkaitan dengan ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan petani.
Sudaryono juga pernah menjabat sebagai Komisaris Utama PT Pupuk Indonesia. Dalam profil yang dimuat Alumni IPB, ia disebut mendorong berbagai langkah untuk meningkatkan akses pupuk bagi petani, termasuk penurunan harga pupuk subsidi.
Dipercaya Memimpin Badan Gizi Nasional
Pada Rabu, 22 Juli 2026, Presiden Prabowo Subianto menunjuk Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional menggantikan Nanik S Deyang. Prasetyo Hadi mengatakan pelantikan dilakukan pada hari yang sama agar tidak terjadi kekosongan kepemimpinan.
"Penggantinya akan direncanakan dilantik hari ini juga supaya proses atau tugas yang diemban BGN tidak terjadi kevakuman," tuturnya.
Sebelumnya, Nanik S Deyang memutuskan mundur karena akan menjalani pengobatan penyakit jantung di luar negeri. "Dengan berat hati akhirnya saya pamit (kepada) Bapak Presiden untuk melakukan pengobatan di LN untuk jantung saya, rencananya hari ini, Rabu, 22 Juli 2026 saya berangkat," ucap Nanik.
"Ini bukan karena tidak percaya dokter yang hebat di Indonesia, tapi untuk second opinion dan kebetulan ada kawan yang merekomendasikan di tempat yang mau saya tuju," sambung dia.
"Demi kesehatan saya dan karena Presiden prihatin dan kasihan dengan saya, presiden menyetujui, namun saya diminta tetap ikut mengawasi BGN," ungkap Nanik.
Dengan perjalanan yang dimulai dari keluarga petani di Grobogan, ditempa melalui pendidikan di dalam dan luar negeri, hingga menempati sejumlah posisi strategis di pemerintahan dan organisasi, Sudaryono kini mengemban amanah baru sebagai Kepala Badan Gizi Nasional. Jabatan tersebut menjadi babak terbaru dalam rekam jejak kariernya di pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
