Wartawan Parlemen Resmi Laporkan Deddy Sitorus ke MKD DPR, Imbas Ucapan 'Kayak Sirkus' saat Rapat

Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, VoxPop – Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) resmi melaporkan anggota Komisi II DPR RI Fraksi PDI Perjuangan (PDIP), Deddy Sitorus, ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI. Laporan tersebut berkaitan dengan pernyataan "kayak sirkus" yang disampaikan Deddy saat rapat Komisi II DPR bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan menuai keberatan dari kalangan wartawan parlemen.

img_title KWP Kecam Ucapan Deddy Sitorus soal Wartawan 'Kayak Sirkus', Bakal Lapor ke MKD

Laporan disampaikan langsung oleh pengurus KWP ke MKD DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 31 Juli 2026.

Wakil Ketua Bidang Administrasi KWP, Erwin Syahputra, mengatakan pelaporan dilakukan karena pihaknya menilai persoalan tersebut menyangkut etika anggota DPR. Menurutnya, langkah itu ditempuh setelah Deddy Sitorus tidak bersedia menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.

img_title Dihadiri Dasco, Komisi II DPR Rapat Bahas Gaji Kepala Daerah hingga Dana Bagi Hasil

"Pada pagi hari ini kita sudah resmi membuat laporan ke MKD, yang mana di sini tertera nomor pengaduannya nomor 78. Di mana pada hari ini yang kami antarkan surat laporan, karena kami sudah meminta kepada beliau untuk melakukan permintaan maaf secara terbuka, namun beliau menyatakan tidak akan mau melakukan permintaan maaf," ujar Erwin kepada wartawan.

KWP Serahkan Bukti Video ke MKD

img_title DPR Undang Mendagri-Kepala Daerah Rapat Besok, Bahas Masalah Fiskal

Dalam laporan tersebut, KWP turut menyertakan sejumlah barang bukti sebagai bahan pertimbangan MKD. Bukti yang diserahkan berupa rekaman video pernyataan Deddy Sitorus saat rapat Komisi II DPR, termasuk dokumentasi video yang direkam oleh jurnalis televisi.

Erwin menjelaskan seluruh bukti telah diserahkan bersamaan dengan surat laporan.

"Dan tadi kami lampirkan juga, selain surat laporan, itu kami lampirkan juga video pernyataannya beliau yang menyatakan 'sirkus' di acara rapat Komisi II kemarin," katanya.

Selain video utama, KWP juga menyerahkan dokumentasi lain dalam bentuk flashdisk yang berisi rekaman dari sejumlah wartawan televisi yang meliput jalannya rapat.

"Beberapa video pernyataan teman-teman TV yang ada kami lampirkan juga. Jadi tadi surat laporan dan keduanya ada flashdisk. Sudah," lanjut Erwin.

KWP Ingin Wartawan Dihormati

Menurut Erwin, pelaporan ke MKD bukan bertujuan memperkeruh situasi. KWP mengaku hanya ingin memastikan profesi wartawan yang bertugas di lingkungan parlemen tetap dihormati dan tidak dipandang sebelah mata.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut