Kapal Tanker Pertamina Jadi Penyelamat, 17 Korban KMP Mutiara Sentosa 2 Berhasil Dievakuasi Selamat
Jakarta, VoxPop – Kapal tanker pengangkut produk minyak MT Transko Arafura yang dikelola PT Pertamina Patra Niaga ikut berperan dalam proses penyelamatan korban kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 yang terjadi di perairan Laut Jawa. Aksi cepat kru kapal tersebut berhasil mengevakuasi 17 orang dalam kondisi selamat setelah menerima laporan keadaan darurat di lokasi kejadian.
Peristiwa kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 terjadi di perairan sekitar 19 mil laut di utara Pulau Sapudi, Laut Jawa. Setelah menerima informasi mengenai insiden tersebut, kru MT Transko Arafura langsung bergerak menuju titik lokasi untuk memberikan bantuan.
Di bawah komando nahkoda Capt. Hans Kurniadi Sofyan, seluruh kru kapal menjalankan operasi penyelamatan dengan mengutamakan keselamatan para korban. Langkah cepat tersebut dilakukan melalui koordinasi bersama Basarnas, otoritas terkait, serta kapal-kapal lain yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Berkat koordinasi tersebut, MT Transko Arafura berhasil mengevakuasi sebanyak 17 korban dalam kondisi selamat dan sehat. Seluruh korban yang berhasil diselamatkan kemudian mendapatkan penanganan sesuai prosedur yang berlaku dalam operasi penyelamatan di laut.
Operasi Penyelamatan Libatkan Enam Kapal
Proses evakuasi korban tidak dilakukan oleh satu kapal saja. Operasi penyelamatan berlangsung secara terpadu dengan melibatkan enam kapal serta satu kapal tug boat yang bersama-sama membantu pencarian dan evakuasi korban KMP Mutiara Sentosa 2.
Hingga saat ini, proses pencarian terhadap korban lain masih terus berlangsung. Selain melakukan evakuasi, otoritas yang berwenang juga terus melakukan pendataan terhadap seluruh penumpang dan korban yang terdampak dalam insiden kebakaran tersebut.
Berbagai unsur yang terlibat tetap melakukan koordinasi untuk memastikan proses pencarian berjalan optimal hingga seluruh korban dapat ditemukan.
Pertamina Apresiasi Profesionalisme Kru MT Transko Arafura
Vice President Corporate Communication PT Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menyampaikan bahwa tindakan cepat kru MT Transko Arafura menjadi bukti profesionalisme sekaligus kepedulian pekerja maritim Pertamina dalam menghadapi kondisi darurat di laut.
Menurutnya, keselamatan jiwa selalu menjadi prioritas utama dalam setiap operasi yang dijalankan oleh insan Pertamina. Karena itu, perusahaan bersyukur kru MT Transko Arafura dapat memberikan kontribusi nyata dalam proses penyelamatan korban kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2.
"Keselamatan jiwa selalu menjadi prioritas utama. Kami bersyukur kru MT Transko Arafura dapat turut membantu proses penyelamatan para korban. Keberanian, profesionalisme, dan koordinasi yang ditunjukkan oleh nahkoda beserta seluruh kru mencerminkan nilai kemanusiaan yang senantiasa menjadi bagian dari budaya kerja pekerja Pertamina dalam memberikan pertolongan di situasi darurat," ujar Kitty dalam keterangannya, Senin, 3 Agustus 2026.
Ia menambahkan bahwa aksi tersebut menunjukkan kesiapsiagaan para pekerja maritim Pertamina dalam merespons kondisi darurat sekaligus menjalankan tugas kemanusiaan ketika dibutuhkan.
Pertamina Sampaikan Keprihatinan
Selain memberikan bantuan dalam proses evakuasi, PT Pertamina Patra Niaga juga menyampaikan rasa prihatin atas musibah kebakaran yang menimpa KMP Mutiara Sentosa 2.
Perusahaan berharap seluruh korban yang hingga kini masih berada dalam proses pencarian dapat segera ditemukan oleh tim penyelamat. Pertamina juga mendoakan seluruh personel yang terlibat dalam operasi kemanusiaan tersebut senantiasa diberikan keselamatan, kesehatan, serta kelancaran selama menjalankan tugas di lapangan.
Dukungan tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan perhatian terhadap keselamatan masyarakat sekaligus mendukung proses penyelamatan yang dilakukan oleh otoritas terkait.
Profil MT Transko Arafura
MT Transko Arafura merupakan kapal tanker pengangkut produk minyak (Oil Products Tanker) milik PT Pertamina Trans Kontinental yang dikelola oleh PT Pertamina Patra Niaga.
Kapal berbendera Indonesia ini dibangun pada tahun 2016 dengan kapasitas sekitar 3.500 hingga 3.650 Deadweight Tonnage (DWT). MT Transko Arafura juga telah mengantongi klasifikasi dari Biro Klasifikasi Indonesia (BKI), yang menjadi salah satu standar kelayakan operasional kapal di Indonesia.
Sebagai bagian dari armada distribusi energi nasional, MT Transko Arafura memiliki peran penting dalam mendukung pengangkutan bahan bakar minyak (BBM) ke berbagai wilayah di Indonesia.
Dalam menjalankan operasinya, kapal tersebut mengedepankan standar keselamatan pelayaran, keandalan operasional, serta kesiapsiagaan kru dalam menghadapi berbagai situasi di laut. Peran tersebut tidak hanya mendukung distribusi energi nasional, tetapi juga terlihat dalam aksi kemanusiaan saat membantu penyelamatan korban kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 di perairan Laut Jawa.
Keberhasilan mengevakuasi 17 korban selamat menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata kru MT Transko Arafura dalam mendukung operasi kemanusiaan di tengah kondisi darurat. Hingga kini, proses pencarian, evakuasi, serta pendataan korban masih terus dilakukan oleh otoritas yang berwenang bersama unsur-unsur yang terlibat dalam operasi penyelamatan.
