Kronologi Konten Kreator Diduga Rekam SPG Diam-diam Pakai Kacamata Pintar hingga Tuai Kritik
- Instagram Ebe Martono
“Di sini tidak ada persetujuan di awal kalua yang dibuat konten itu Adalah aku perorangan. Mereka juga tidak menunjukkan di awal konten apa yang mereka buat, mereka juga tidak memberitahukan bahwa mereka memakai KAMERA YANG ADA DI KACAMATANYA untuk merekam aku dari depan,” tulis dia.
Usher tersebut sempat menghubungi konten kreator tersebut melalui DM Instagram untuk menghapus video tersebut. Namin sayangnya saat itu konten kreator tak mengiyakan lantaran merasa merekam acara umum.
“Team legal xxx contact langsung aja. Public event, boleh aja,” demikian jawaban sang konten kreator.
Di sisi lain, sang konten kreator juga memberikan alternatif jika memang mau video tersebut dihapus maka ada biaya produksi yang perlu digantikan.
“Kalo mau take down boleh aja tapia da biaya cost yang perlu dipay atas biaya produksi videoya,” jawab konten kreator itu.
“Saya aja masuk ke video ga dibayar itu hak saya, masa saya bayar,” balas sang pemilik akun.
“Soalnya public event dari kalian udah tau lagi dikontein (yang pastinya dipost, pekerjaan usher memang risiko untuk direkam dan dipublikasi di garda depan,” demikian balasan konten kreator.
Klarifikasi Konten Kreator
Konten kreator yang dimaksud ternyata bernama Emanuel Bryan atau dikenal dengan Ebe Martono. Menyusul dengan insiden ini dirinya juga terlihat membuat klarifikasi permintaan maaf terkait permasalahan tersebut.
“Beberapa hari ini sedang ramai terjadinya kegaduhan sebelumnya saya Brian saya ingin minta maaf atas semua kesalahan yang timbul dari kelakuan saya. Saya tidak membenarkan, saya hanya meminta maaf atas semua pihak yang merasa dirugikan,” kata dia dikutip dari akun Instagram miliknya.
Ia kembali menyampaikan permintaan maaf terkait pernyataannya yang sebelumnya menuai sorotan. Ia mengaku seharusnya lebih berhati-hati dalam menyampaikan ucapannya dan memilih untuk memberikan klarifikasi atas berbagai tuduhan yang beredar di media sosial.
“Saya seharusnya tidak mengatakan atas biaya produksi atau kata-kata lain. Lagi-lagi saya hanya minta maaf dan klarifikasi semua tuduhan, semua narasi yang beredar di media sosial,” sambung dia.
