Mengenal Sosok Ahmad Andi Wibowo Anggota DPRD Tangsel yang Tewas Kecelakaan di Tol Cipali, Ini Rekam Jejaknya
- Tangkapan Layar
VoxPop – Kabar duka datang dari dunia politik Indonesia. Anggota DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Ahmad Andi Wibowo, meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan lalu lintas di ruas Tol Cipali Km 72 pada Selasa, 4 Agustus 2026.
Almarhum diketahui tengah dalam perjalanan menuju agenda kunjungan kerja ketika insiden tersebut terjadi. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga rekan-rekan di lingkungan DPRD Kota Tangerang Selatan dan Partai Kebangkitan Bangsa.
Sosok yang akrab disapa Mas Andi itu dikenal sebagai aktivis yang kemudian berkiprah di dunia politik hingga berhasil terpilih sebagai anggota DPRD Kota Tangerang Selatan periode 2024-2029.
Terpilih Menjadi Anggota DPRD Tangsel
Ahmad Andi Wibowo merupakan legislator hasil Pemilu Legislatif 2024. Ia dilantik bersama 49 anggota DPRD Kota Tangerang Selatan lainnya pada 29 Agustus 2024.
Selain bertugas sebagai anggota legislatif, Andi juga dipercaya menjabat sebagai Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Kota Tangerang Selatan untuk periode 2026-2031.
Jabatan tersebut melengkapi kiprahnya yang selama ini aktif membangun organisasi kepartaian sekaligus organisasi kemasyarakatan berbasis Nahdlatul Ulama (NU).
Berasal dari Ciputat dan Lulus Cumlaude
Ahmad Andi Wibowo memiliki nama lengkap Ahmad Andi Wibowo, S.Sos. Ia lahir di Jakarta pada 31 Mei 1985 sebagai anak pertama dari dua bersaudara pasangan Achmad Subur dan Suwarni.
Ia tumbuh besar di kawasan Ciputat dan menempuh pendidikan menengah di SMA NU Al-Ma'ruf Kudus. Setelah lulus, Andi melanjutkan kuliah di Program Studi Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta.
Perjuangannya menempuh pendidikan tidaklah mudah. Di tengah keterbatasan ekonomi, ia tetap berusaha menyelesaikan kuliahnya hingga lulus dengan predikat cumlaude. Demi memenuhi kebutuhan hidup selama kuliah, Andi pernah berjualan kopi hingga menjajakan koran di sejumlah masjid di kawasan Ciputat.
Aktif Berorganisasi Sejak Mahasiswa
Dunia organisasi menjadi bagian penting dalam perjalanan hidup Ahmad Andi Wibowo. Saat masih duduk di bangku kuliah, ia telah dipercaya menjadi Sekretaris Umum PMII Komisariat FISIP UIN Jakarta di bawah PMII Cabang Ciputat.
Aktivitasnya di organisasi kemahasiswaan membuat namanya semakin dikenal dalam proses kaderisasi hingga dipercaya mengemban sejumlah tanggung jawab di lingkungan PMII.
Tak hanya itu, ia juga terlibat dalam proses pemekaran organisasi Nahdlatul Ulama di Kota Tangerang Selatan. Berkat kiprahnya tersebut, Andi dipercaya menjadi Wakil Sekretaris Tanfidziyah PCNU Kota Tangerang Selatan pada usia yang relatif muda.
Karier organisasinya terus berkembang. Ia pernah menjadi Koordinator Tenaga Ahli Fraksi Madani DPRD Kota Tangerang Selatan yang beranggotakan PKB, Hanura, NasDem, PPP, dan PKPI. Selain itu, ia juga pernah menjadi tim asistensi anggota DPR RI dari Fraksi PKB, M. Hanif Dhakiri.
Dikenal Dekat dengan Basis Masyarakat
Selama berkiprah di Ciputat, Ahmad Andi Wibowo dikenal memiliki jejaring yang luas. Dukungan tersebut berasal dari berbagai kalangan, mulai dari komunitas pesantren, alumni PMII, pedagang pasar tradisional, pelaku UMKM, hingga berbagai komunitas masyarakat di wilayah Kecamatan Ciputat.
Bagi Andi, politik bukan sekadar kontestasi elektoral, melainkan bagian dari pengabdian kepada masyarakat. Prinsip itulah yang terus dipegangnya sepanjang perjalanan sebagai aktivis, organisatoris, hingga akhirnya menjadi anggota DPRD Kota Tangerang Selatan.
Kepergian Ahmad Andi Wibowo akibat kecelakaan di Tol Cipali menjadi kehilangan bagi dunia politik lokal, khususnya bagi masyarakat Tangerang Selatan yang selama ini mengenalnya sebagai sosok muda yang aktif di organisasi, dekat dengan masyarakat, dan memiliki perhatian terhadap berbagai isu pembangunan daerah.
