Said Iqbal Pastikan Situasi Buruh Kondusif, Tak Ada Demo Besar Agustus-September 2026

Presiden Partai Buruh, Penasihat Khusus Presiden RI Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal
Sumber :
  • Antara

Jakarta, VoxPop – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, memastikan tidak akan ada aksi demonstrasi maupun unjuk rasa besar-besaran yang dilakukan buruh di bawah naungan organisasinya selama Agustus hingga September 2026.

img_title Buruh Wanti-wanti DPR Pastikan Tak Ada Pasal Selundupan di RUU Ketenagakerjaan

Pernyataan tersebut disampaikan untuk menepis berbagai isu yang beredar mengenai potensi aksi massa maupun kerusuhan yang disebut akan dilakukan kalangan buruh dalam beberapa waktu ke depan.

Menurut Said Iqbal, hingga saat ini KSPI dan Partai Buruh tidak memiliki agenda menggelar aksi turun ke jalan pada periode tersebut.

img_title Pimpinan Buruh Wanti-wanti DPR: Agustus Diprediksi Ada Kerusuhan Besar, Situasi Rawan

"Buruh Indonesia, setidak-tidaknya KSPI dan Partai Buruh tidak ada rencana melakukan aksi besar-besaran di bulan Agustus dan September 2026," kata Said Iqbal dalam konferensi pers virtual, Kamis, 6 Agustus 2026.

Saat ini Said Iqbal juga menjabat sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh.

img_title Buruh Minta DPR Serius Tangani RUU Ketenagakerjaan

Bantah Isu Kerusuhan dan Aksi Massa Buruh

Said Iqbal menegaskan kabar yang menyebut akan terjadi aksi besar maupun kerusuhan yang melibatkan buruh selama Agustus hingga September 2026 tidak benar.

Ia mengatakan berbagai informasi yang beredar mengenai rencana demonstrasi besar tidak berasal dari KSPI maupun Partai Buruh.

"Untuk mempertegas posisi, menyikapi isu-isu yang menyatakan ada potensi aksi besar kaum buruh, itu tidak benar, atau ada isu-isu yang menyatakan ada potensi kerusuhan aksi di bulan Agustus hingga September 2026, itu juga tidak benar," tegasnya.

Menurut dia, organisasi yang dipimpinnya tidak memiliki agenda aksi unjuk rasa dalam kurun waktu tersebut.

Ia juga menepis pernyataan yang mengatasnamakan pemimpin buruh dan menyebut akan ada demonstrasi maupun potensi kerusuhan pada Agustus 2026.

"Kalau ada sebagian pemimpin buruh yang menyatakan bahwa ada potensi kerusuhan di bulan Agustus, itu tidak benar, atau ada sebagian pemimpin buruh yang menyampaikan akan ada aksi buruh di bulan Agustus, itu juga tidak benar," ujarnya.

Empat Tuntutan Buruh Tetap Diperjuangkan

Meski memastikan tidak menggelar aksi turun ke jalan, Said Iqbal menegaskan perjuangan terhadap sejumlah isu ketenagakerjaan tetap berjalan.

Ia mengatakan terdapat empat tuntutan utama yang hingga kini masih menjadi fokus perjuangan KSPI dan Partai Buruh.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut