Perawat Dika Diduga Turut Beri Komentar Nirempati kepada Yurizal Tri Chaerawan, RSA UGM Ambil Langkah Tegas
- TikTok @yurizaltrich
Namun, ia menegaskan bahwa pasien BPJS yang terseret dalam polemik tersebut bukan merupakan pasien yang dirawat di RSA UGM.
“Saya belum tahu yang bersangkutan pegawai tetap atau kontrak dan di poli apa. Kalau pasiennya itu tidak di RSA UGM namun perawat itu berkomentarnya di medsosnya,” jelas Darwinto.
Atas kejadian ini, ia mengimbau kepada masyarakat, khususnya nakes di lingkungan RSA UGM untuk bijak menggunakan media sosial dengan menjaga etika, tidak menyakiti orang lain, serta menghindari tindakan menghakimi secara sepihak.
Klarifikasi Dika Purnomo Aji
Pada utas milik Yurizal Tri Chaerawan, diduga Dika Purnomo Aji memberikan komentar yang dinilai nirempati kepada pasien tersebut.
“Serangan jantung mas nek (kalau) pingin cepet, IGD langsung Cathlab terus budal (pergi) ICU,” tulis Dika Purnomo Aji pada melalui akun Threads @1amdika.
Setelah dirinya telah disudutkan dan mendapatkan kecaman netizen, Dika mengucapkan permintaan maafnya di akun Threads miliknya.
Dalam utasnya, awalnya Dika menyampaikan ucapan duka cita terhadap keluarga dan kerabat Yurizal.
“Saya Dika Purnomo Aji pemilik akun threads @1amdika. Pertama-tama saya mengucapkan belasungkawa terhadap keluarga dan teman-teman mas Yurizal. Semoga amal ibadah beliau diterima di sisi Allah, Tuhan Yang Maha Esa serta diberikan ketabahan dan kesabaran bagi keluarga yang ditinggalkan,” tulis oknum perawat, Dika Purnomo Aji pada utas di akun miliknya.
Selain itu, ia juga meminta maaf dan rasa penyesalan atas komentar yang ia tulis pada utas milik Yurizal.
“Menanggapi komentar saya pada threads pribadi mas Yurizal pada 24 Juli 2026 lalu, saya secara pribadi mengucapkan permintaan maaf dan penyesalan sebesar-besarnya kepada keluarga mas Yurizal dan seluruh pengguna media sosial,” terangnya.
“Tidak ada satupun niat yang terbesit dalam benak saya untuk mendoakan suatu hal buruk kepada Alm. Mas Yurizal. Saya menyadari bahwa komentar saya tidak tepat dan telah menyakiti hati keluarga dan teman-teman almarhum. Saya memohon maaf atas kesalahan dan kekhilafan saya,” sambung Dika.
(kmr)
