Deretan Kasus Pembunuhan Disertai Mutilasi yang Menggemparkan Indonesia, Terbaru Libatkan Tukang Piscok
- Dok. Polda Metro Jaya
VoxPop –Kasus pembunuhan disertai mutilasi yang menjerat Saepullah mendapat sorotan hangat masyarakat. Peristiwa tersebut menyita perhatian lantaran pelaku diduga tidak hanya menghabisi nyawa korban, tetapi juga memutilasi jasad korban, Kunaefi 51 tahun.
Kanit 1 Subdit Resmob Polda Metro Jaya, Kompol Dimitri Mahendra Kartika, mengatakan hasil penyidikan mengungkap adanya unsur perencanaan dalam aksi tersebut. Menurutnya, pelaku diduga telah merencanakan pembunuhan untuk menguasai sepeda motor dan barang-barang milik korban.
Berdasarkan keterangan Kanit 1 Subdit Resmob Polda Metro Jaya, Kompol Dimitri Mahendra Kartika menjelaskan bahwa hasil penyidikan menemukan adanya unsur perencanaan dalam kasus tersebut.
"Dan untuk terjadinya perencaannya bahwa karena pelaku ingin melakukan pencurian motor dan barang-barang milik korban, untuk menguasai barang milik korban dan adanya niat untuk membunuh korban," kata dia kepada wartawan Kamis 6 Agustus 2026.
Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto menjelaskan berdasarkan hasil penyidikan sementara, pelaku memutilasi tubuh korban pada bagian pangkal paha sebelum membuang jasadnya.
"Untuk menghilangkan jejak, pelaku memutilasi tubuh korban pada bagian pangkal paha," kata Budi kepada wartawan, Rabu, 5 Agustus 2026.
Kasus pembunuhan dan mutilasi ini bukan pertama kali terjadi di Indonesia. Beberapa kasus juga pernah terjadi dan menggemparkan publik. Berikut ini beberapa kasus pembunuhan dan mutilasi yang menggemparkan Indonesia.
Kasus pembunuhan disertai mutilasi ini menambah daftar peristiwa serupa yang pernah menggemparkan Indonesia. Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah kasus mutilasi juga sempat menyita perhatian publik karena motif dan cara pelaku menghilangkan jejak kejahatannya. Berikut deretan kasus pembunuhan disertai mutilasi yang pernah menghebohkan Indonesia.
1. Kasus Mutilasi Setiabudi 1981
Kasus ini menjadi pionir kasus mutilasi yang pernah ada. Kasus ini bermula saat seorang pemulung berhasil menemukan beberapa kardus di trotoaar persimpangan Jalan Setiabudi Jakarta Selatan.
Saat itu, pemulung menemukan dus-dus tersebut, setelah dibuka pemulung tersebut menemukan potongan jasad manusia menjadi beberapa bagian. Dus pertama ditemukan 13 potong tulang manusia dan 1 buah kepala.
Lalu dalam dus berikutnya ditemukan 180 potongan-potongan kecil yang terdiri dari sayatan daging dan isi perut korban. Berdasarkan penyelidikan dan pemeriksaan tim Dokter Forensik RSCM, dr. Mun'im Idries diketahui bahwa ada beberapa bagian tubuh yang sudah hilamg seperti anuh, kantung kencing hingga pankreas.
