Viral, Jejak Digital Diduga Saepullah Pelaku Mutilasi Pernah Ikut Kompetisi Dangdut

Pelaku mutilasi di Depok bernama Saepul
Sumber :
  • Dok. Polda Metro Jaya

"Pertemuan tersebut berujung cekcok hingga pelaku menusuk bagian perut dan menggorok leher korban menggunakan pisau," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto.

img_title Fakta-fakta Kasus Mutilasi dalam Karung di Depok yang Menjerat Seorang Tukang Piscok

Untuk menghilangkan jejak, pelaku kemudian memutilasi tubuh korban pada bagian pangkal paha sebelum membungkus jasad menggunakan plastik hitam dan memasukkannya ke dalam karung.

Disebutkan Budi, korban kemudian dibuang dibuang di kawasan Tanah Merah, Kapling Depkes, Kelurahan Pancoran Mas, Kota Depok. Sementara potongan kedua kaki korban dibuang ke aliran sungai di kawasan Pitara, Pancoran Mas. Tak berhenti di situ, pelaku juga membawa kabur sepeda motor milik korban dan menjualnya di wilayah Panimbang, Banten.

img_title Kisah Pertemuan Pelaku dan Korban Mutilasi di Depok, Dari Kenalan di Media Sosial hingga Berujung Maut

Budi menjelaskan berdasarkan hasil penyidikan sementara, pelaku memutilasi tubuh korban pada bagian pangkal paha sebelum membuang jasadnya.

"Untuk menghilangkan jejak, pelaku memutilasi tubuh korban pada bagian pangkal paha," kata Budi kepada wartawan, Rabu, 5 Agustus 2026. 

img_title Tukang Piscok Gay Pelaku Mutilasi Depok Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana, Polisi Ungkap Dugaan Motif Sebenarnya

Usai memutilasi korban, pelaku membungkus jasad menggunakan plastik hitam dan karung sebelum membuangnya di kawasan Tanah Merah, Kapling Depkes, Kelurahan Pancoran Mas, Kota Depok. Sementara itu, potongan kedua kaki korban dibuang di lokasi berbeda. Polisi menyebut pelaku membuangnya ke aliran sungai di kawasan Pitara, Pancoran Mas.

Di sisi lain, Saepul mengatakan alasan bahwa memotong tubuh korban agar jasad lebih mudah dikeluarkan dari kontrakannya tanpa mengundang perhatian warga sekitar.  Menurut Saepul, lokasi kontrakannya berada di kawasan permukiman yang cukup padat. Kondisi itu membuatnya kesulitan membawa tubuh korban dalam keadaan utuh setelah pembunuhan terjadi. Tak hanya membuang jasad korban di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, pelaku juga mengaku membuang potongan kaki korban di lokasi berbeda agar jejak kejahatannya sulit dilacak.

Pelaku pembunuhan disertai mutilasi yang menggemparkan warga Pancoran Mas, Kota Depok

Misteri Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Terpecahkan, Polisi Kini Berpacu dengan Derasnya Arus

Pencarian potongan kaki Kunaefi (51), korban mutilasi di Depok masih terus dilakukan aparat kepolisian. Hingga Jumat, 7 Agustus 2026, potongan kaki korban belum ditemukan

img_title
VoxPop.co.id
8 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut