Boni Hargens: Polri Perkuat Pemerintahan Prabowo-Gibran

Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo
Sumber :

Jakarta, VoxPop – Analis politik dan hukum Boni Hargens menilai pernyataan Kapolri Jenderal Listyo Sigit dalam pengesahan sebagai Anggota Kehormatan Tapak Suci Muhammadiyah bukan sekadar retorika, melainkan mencerminkan komitmen yang murni dan teguh terhadap dua hal fundamental yang krusial bagi stabilitas Indonesia saat ini. 

img_title Polri Tegaskan Pendaftar Bersertifikat Prestasi Tetap Wajib Ikut Tahapan Seleksi Rekrutmen Polri

Menurutnya, ada dua komitmen yang tersirat dalam pernyataan Kapolri. 

Adapun Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa Polri dan Muhammadiyah memiliki visi serta semangat yang sejalan dalam melindungi masyarakat Indonesia dari berbagai ancaman.

img_title Insiden Penembakan di Festival Lembah Baliem, Dua Orang Alami Luka-luka

"Pertama adalah komitmen menjaga kesatuan Polri dengan masyarakat sipil dalam konteks society-policing yang berorientasi pada terciptanya keamanan dan ketertiban dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pendekatan ini menempatkan masyarakat bukan sebagai objek pengamanan, melainkan sebagai mitra aktif Polri," kata Boni dalam keterangan tertulisnya, Minggu, 9 Agustus 2026.

Ia menegaskan komitmen kedua Kapolri yaitu mengutamakan keutuhan nasional di tengah situasi ekonomi dan politik global yang tidak menentu, dalam rangka menyukseskan pemerintahan Prabowo-Gibran karena stabilitas internal menjadi prasyarat utama bagi pertumbuhan dan kemajuan Indonesia ke depan. 

img_title Upaya Korlantas Polri Agar Pelayanan 110 di Ruas Tol Cepat, Tepat dan Terintegrasi

"Transendensi dari gagasan Kapolri adalah bagaimana menyatukan masyarakat sipil dan Polri sebagai upaya menjamin stabilitas nasional dalam segala gatra, terutama gatra keamanan. Itu sesuatu yang fundamental dan paling dibutuhkan pemerintah saat ini," ujar Boni.

Boni lebih jauh menjelaskan bahwa di tengah ketidakpastian geopolitik global dan tantangan ekonomi yang dihadapi Indonesia, pendekatan society-policing yang digaungkan Kapolri menjadi relevan sebagai strategi menjaga kohesi sosial. 

Ketika kepercayaan antara aparat penegak hukum dan masyarakat sipil terjaga dengan baik, fondasi bagi stabilitas nasional pun menjadi semakin kuat dan kokoh.

Ia juga menggarisbawahi gagasan yang diusung Kapolri sebagai nosi yang memiliki dimensi yang melampaui sekadar simbolisme seremonial. 

“Penyatuan masyarakat sipil dan Polri dalam satu visi keamanan bersama merupakan langkah strategis yang sangat dibutuhkan oleh pemerintahan Prabowo-Gibran, khususnya dalam menghadapi dinamika situasi yang kompleks baik di tingkat nasional maupun global," ujarnya.

Peristiwa pengukuhan ini menjadi penanda penting bahwa pendekatan keamanan berbasis komunitas (community-based policing) kini semakin mengakar dalam strategi institusional Polri di era kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Gedung Bapenda DKI Jakarta pasca kebakaran

Olah TKP Kebakaran, Polisi Ambil Sampel dari 3 Lantai Gedung Bapenda DKI

Proses penyelidikan untuk mengetahui penyebab peristiwa kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta terus bergulir. Polisi mengambil sampel dari tiga lantai gedung tersebut.

img_title
VoxPop.co.id
9 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut