Polda Sulawesi Utara Naik Kelas 'Gara-gara Abu Sayyaf'

Kepala Polda Sulawesi Utara, Brigadir Jenderal Polisi Wilmar Marpaung.
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Agustinus Hari

VoxPop.co.id - Sulawesi Utara (Sulawesi Utara) dipandang termasuk daerah yang rawan tindak kriminalitas antarnegara. Itu karena posisinya berada di utara perbatasan Indonesia dengan para tetangga.  

img_title Jaringan Narkoba Mulai Gunakan Jasa Kondektur Bus sebagai Kurir, 3,77 Gram Sabu Disita

"Sulut sangat dekat dengan Filipina. Kita tahu antara perairan Sulut dan Filipina rawan kasus teroris, yakni kelompok militan Abu Sayyaf. Kemudian di darat rawan dengan kelompok teroris Santoso Cs yang berada di Sulawesi Tengah," ujar Kepala Polda Sulut, Brigadir Jenderal Polisi Wilmar Marpaung, di Manado pada Rabu, 18 Mei 2016.

Tak hanya rawan kelompok militan Abu Sayyaf, Sulut juga rawan kasus penjualan senjata, narkoba, penjualan barang ilegal, dan perdagangan orang (trafficking) antarnegara. Kemampuan yang dimiliki Polda Sulut pun terbatas, di antaranya, tidak memiliki kapal patroli dan helikopter di kawasan perbatasan.

img_title Pilot Malaysia Pembawa 70 Ribu Ekstasi Sedia Botol Urine Negatif Narkoba Buat Antisipasi Pemeriksaan Petugas

Karena banyaknya kasus itu, Mabes Polri akan menaikkan status atau kelas Polda Sulut dari tipe B ke tipe A. Polda tipe A adalah polda yang memiliki wilayah hukum cukup luas dengan cakupan pengamanan Polri yang kompleks, seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, Sumatera Utara, dan lain-lain. Kapolda tipe A berpangkat paling rendah inspektur jenderal polisi (bintang dua), sedangkan kapolda tipe B berpangkat brigadir jenderal polisi (bintang satu).

Kepala Polri, Jenderal Badrodin Haiti, dijadwalkan berkunjung ke Markas Polda Sulut pada Kamis, 19 Mei 2016. Kapolri akan memeriksa kesiapan Polda Sulut naik kelas ke tipe A.

img_title Media Malaysia Gempar, Sorot Aksi Nekat Pilot Asal Negaranya Bawa 70 Ribu Butir Ekstasi ke Indonesia

Ada polda yang diusulkan namun hanya Polda Sulut dan Polda Kalimantan Barat yang akan naik menjadi tipe A. "Alasannya dua daerah ini berbatasan dengan Filipina dan Malaysia yang sangat rawan tindak kriminal antarnegara," kata Wilmar.

Ia menambahkan, banyak keuntungan dari naiknya status tersebut. Di antaranya, penambahan jumlah personel, sarana dan prasarana, jenjang karier dan kepangkatan bagi setiap prajurit, dan lain-lain. Selain itu, masyarakat setempat juga akan lebih terlindungi dan terlayani dengan fasilitas dan sumber daya yang memadai.

(ren)

ilustrasi narkoba

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Narkoba di Bandara Soetta yang Dibawa 3 Wanita dari Malaysia

Petugas Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta mengamankan ketamin dari 3 wanita penumpang pesawat diduga WN Malaysia. Barang haram itu diselundupkan di sepatu.

img_title
VoxPop.co.id
4 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut