Kerja Sama Bilateral RI-RRT Perlu Tindak Lanjut Konkret

Menko PMK RI dan Wakil Perdana Menteri RRT
Sumber :

VoxPop – Harapan akan tindak lanjut yang konkret dari berbagai kesepakatan yang telah ditanda tangani dalam Pertemuan Tingkat Tinggi Hubungan Antarmasyarakat RI-RRT dan perlunya mekanisme monitoring kemajuan implementasi dari berbagai kesepakatan yang telah ditandatangani dalam pertemuan tingkat tinggi itu menjadi kata kunci dari pidato Menko PMK, Puan Maharani, dalam acara puncak Pertemuan Tingkat Tinggi Hubungan Antarmasyarakat RI-Republik Rakyat Tiongkok pada Selasa siang menjelang sore ini di Ballroom 2 Hotel Alila Solo.

img_title Wamenaker Afriansyah Noor Respons Keluhan Buruh Tembakau

Setelah 67 tahun lamanya hubungan diplomatik kedua negara ini terjadi, pada bidang politik, ekonomi maupun sosial budaya telah mengalami perkembangan sangat pesat. Tahun ini, kedua negara berhasil menyelenggarakan tiga pertemuan Dialog Tingkat Tinggi di bidang polhukam, perekonomian, dan mekanisme hubungan antar masyarakat. Penyelenggaraan tiga Dialog Tingkat Tinggi ini merupakan implementasi konkret dari Kemitraan Strategis Komprehensif Indonesia-Tiongkok.

Pada Senior Officials Meeting sebelumnya telah berhasil membahas isu-isu strategis di bidang sains, teknologi dan inovasi, pendidikan, kebudayaan, kesehatan, pariwisata, media dan perfilman, kepemudaan, olah raga, serta konservasi satwa langka. Pada pertemuan yang pertama kali di tahun 2015 di Jakarta telah ditandatangani tujuh dokumen kesepakatan kerja sama. Pada Pertemuan Kedua tahun 2016 di Guiyang telah ditandatangani delapan dokumen kesepakatan kerja sama. Di bidang pendidikan, ilmu pengetahuan dan teknologi, kerja sama yang telah dicapai pada PEM sebelumnya telah dituangkan dalam bentuk kerja sama yang lebih teknis sebagai bentuk implementasi lanjutan antara lain: Kerja sama joint laboratory on biotechnology; Kerja sama riset nuklir melalui joint laboratory on High Temperature Gas-cool Reactor (HTGR); dan Pertukaran ilmuwan serta peneliti.

img_title Aturan Nikotin dan Tar Dinilai Perlu Disusun Secara Hati-hati

Dalam Pertemuan Ke-3 tahun 2017 di Surakarta ini, telah ditandatangani enam dokumen kesepakatan kerja sama yang menjadi dasar bagi upaya terus memperkuat hubungan bilateral kedua negara. Keenam dokumen kesepakatan kerja sama itu antara lain Rencana aksi tiga tahun untuk kerja sama bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, pertukaran tenaga ahli, pengembangan laboratorium; Pengaturan implementasi kerja sama riset untuk konstruksi pelabuhan dan pencegahan serta mitigasi bencana; Pengaturan implementasi kerja sama science and techno park; MoU Bidang Pengembangan Film guna mendorong industri kreatif dan pembentukan joint working group; MoU Bidang Kepemudaan yang mencakup pertukaran pemuda, pertukaran kunjungan organisasi pemuda, dan pengembangan kapasitas kepemudaan; MoU Bidang Kesehatan mencakup pencegahan dan pengendalian penyakit, primary of health care and universal health coverage, human resource development, public health,  and health promotion; Rencana kerjasama pemanfaatan energi nuklir untuk kepentingan damai masih dalam pembahasan dan diharapkan dapat segera dicapai kesepakatan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut