Turun Peringkat, Indonesia Jadi Negara Berpendapatan Menengah Bawah

Ilustrasi Bank Dunia.
Sumber :
  • ANTARA/HO-Bank Dunia/am

VoxPop – Bank Dunia menurunkan peringkat klasifikasi Indonesia. Semula, Indonesia masuk ke dalam klasifikasi negara berpendapatan menengah ke atas, namun kini menjadi negara berpendapatan menengah ke bawah. 

img_title Prabowo Sedih Indonesia Gagal Masuk Piala Dunia, Singgung Negara Kecil Cape Verde

Turunnya peringkat klasifikasi Indonesia tersebut diumumkan Bank Dunia melalui laporan bertajuk 'New World Bank country classifications by income level: 2021-2022.' Laporan tersebut telah dipublikasikan sejak 1 Juli 2021. 

Penurunan klasifikasi ini juga dipengaruhi oleh acuan gross national income (GNI) per kapita dalam dolar AS yang digunakan Bank Dunia. Selain itu, juga dipengaruhi perkembangan dampak pandemi COVID-19 terhadap perekonomiannya.

img_title Prabowo: Saya Suka Memimpin Negara dengan Fakta

Dalam acuan baru, GNI untuk negara berpendapatan menengah atas ditetapkan sebesar US$4.096 -12.695 dari sebelumnya pada tahun lalu US$4.046 -12.535. Sementara itu, negara berpendapatan menengah ke bawah berubah menjadi US$1.046 – 4.095 dari US$1.035 – 4.045.

Adapun untuk negara-negara yang termasuk sebagai negara berpendapatan tinggi ditetapkan GNI-nya sebesar lebih dari US$12.695 dari sebelumnya di atas US$12.535. 

img_title Presiden Prabowo dan Wapres Gibran Dinilai Saling Melengkapi Sebagai Pemimpin Negara

GNI Indonesia sendiri, dalam laporan terbaru Bank Dunia itu ditetapkan sebesar US$3.870 turun dari tahun sebelumnya sebesar US$4.050. Indonesia turun peringkat bersama dengan Belize, Iran, Mauritius, Panama, Romania dan Samoa.

"Indonesia, Mauritius, Rumania, dan Samoa sangat dekat dengan ambang batas klasifikasi pada tahun 2019 dan semuanya mengalami penurunan Atlas GNI per kapita terkait COVID-19, yang mengakibatkan klasifikasi lebih rendah pada tahun 2020," tulis laporan tersebut.

Baca juga: Ketika Menko Luhut Tebak Penghasilan YouTuber Deddy Corbuzier

Ilustrasi polisi

FPIR: Negara Tak Boleh Kalah dengan Pihak yang Berupaya Intimidasi Aparat Penegak Hukum

Koordinator Front Pemuda Indonesia Raya (FPIR), Fauzan Ohorella menegaskan bahwa negara tidak boleh kalah terhadap pihak-pihak yang berupaya mengintimidasi aparat.

img_title
VoxPop.co.id
7 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut