IHSG Dibayangi Peluang Kenaikan Jangka Pendek, Ini Saham Pilihannya

Ilustrasi IHSG.
Sumber :
  • VoxPop/Muhamad Solihin

Jakarta  – Indeks harga saham gabungan atau IHSG melemah 2 poin atau 0,03 persen di level 6.861, pada pembukaan perdagangan Jumat, 21 Juli 2023. Chief Executive Officer (CEO) PT Yugen Bertumbuh Sekuritas, William Surya Wijaya, memprediksi bahwa IHSG memiliki potensi untuk menguat pada perdagangan hari ini.

img_title Prabowo dan PM Thailand Komitmen Tingkatkan Perdagangan hingga USD 20 Miliar pada 2030

"Hari ini IHSG berpotensi menguat," kata William dalam riset hariannya, Jumat 21 Juli 2023.

Dia menjelaskan, pada akhir pekan pola pergerakan IHSG terlihat sedang berusaha keluar dari rentang konsolidasi wajarnya.

img_title IHSG Ditutup Melemah ke Level 6.226, Saham Emiten Ini Masih Jadi Penopang Transaksi

"Peluang kenaikan jangka pendek masih terlihat pada hari ini, didorong oleh terjadinya capital inflow yang telah tercatat secara year-to-date (ytd)," ujar William.

Sehingga, lanjut William, jika terjadi koreksi, maka momentum masih dapat dimanfaatkan oleh investor jangka menengah hingga panjang. Yakni untuk melakukan akumulasi pembelian, dengan harapan capital gain yang cukup besar hingga penghujung tahun.  

img_title Rupiah Menguat ke Rp 18.008, Pasar Cermati Indikator Ekonomi dari Inflasi hingga Neraca Dagang

"IHSG diprediksi bergerak dalam level 6.737-6.898," ujarnya.

Selain itu, Dia juga memberikan sejumlah rekomendasi mengenai saham-saham yang dapat dicermati pada perdagangan hari ini, diantaranya yakni PWON, BBNI, GGRM, BMRI, BSDE, AKRA, LSIP, EXCL.

IHSG

IHSG Dibuka Menghijau saat Wall Street Melonjak Tajam dan Bursa Asia Anjlok

IHSG dibuka menguat 20 poin atau 0,33 persen di level 6.254 pada pembukaan perdagangan Selasa, 4 Agustus 2026 dan diprediksi terkoreksi pada perdagangan hari ini.

img_title
VoxPop.co.id
4 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut