IHSG Dibuka Menguat Berpotensi Lanjut Sideways

Pergerakan IHSG (Foto ilustrasi)
Sumber :
  • VoxPopnews/M Ali Wafa

Jakarta, VoxPop – Indeks harga saham gabungan atau IHSG menguat 4 poin atau 0,06 persen di level 7.567 pada pembukaan perdagangan Kamis, 3 Oktober 2024.

img_title IHSG Ditutup Menguat 0,97% ke Level 6.294 pada 4 Agustus 2026, Optimisme Awal Agustus Kian Menguat

Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas, Fanny Suherman, memprediksi bahwa IHSG berpotensi mendatar atau sideways pada perdagangan hari ini.

"Hari ini IHSG berpotensi sideways cenderung menguat sedikit efek dari teknikal rebound.," kata Fanny dalam riset hariannya, Kamis, 3 Oktober 2024.

img_title IHSG Dibuka Menghijau saat Wall Street Melonjak Tajam dan Bursa Asia Anjlok

Ilustrasi IHSG.

Photo :
  • VoxPop/Muhamad Solihin

Bursa saham Asia merosot pada Rabu kemarin, mengikuti penurunan signifikan Wall Street setelah serangan rudal balistik Iran ke Israel memicu kekhawatiran akan konflik regional yang lebih luas.

img_title IHSG Ditutup Melemah ke Level 6.226, Saham Emiten Ini Masih Jadi Penopang Transaksi

"Sementara harga minyak mentah terus naik karena risiko gangguan pasokan," ujar Fanny.

Indeks Nikkei Jepang turun 2,2 persen, KOSPI Korea Selatan melemah 1,2 persen, dan ASX 200 Australia menurun 0,1 persen.

Sedangkan, Hang Seng Hong Kong melesat 6,20 persen, Straits Times Singapura naik 0,25 persen, dan KLCI Malaysia turun 1,03 persen.

Pasar China daratan tutup untuk liburan Golden Week yang berlangsung seminggu. Perdagangan di Taiwan dihentikan karena terjadi angin topan.

"Level support IHSG di 7470-7520, sedangkan level resist berada di 7650-7700," ujarnya.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) (foto ilustrasi)

IHSG Dibuka Menguat Berpotensi Lanjutkan Kenaikan Ikuti Penguatan Wall Street dan Bursa Asia

IHSG dibuka menguat 18 poin atau 0,30 persen di level 6.338 pada pembukaan perdagangan Rabu, 5 Agustus 2026 dan diprediksi lanjut menguat di perdagangan hari ini.

img_title
VoxPop.co.id
5 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut