Analis Prediksi IHSG Naik Terbatas, Intip 5 Rekomendasi Saham Potensial Cuan

Papan elektronik IHSG di Bursa Efek Indonesia (foto ilustrasi)
Sumber :
  • VoxPop/M Ali Wafa

Jakarta, VoxPop – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi melanjutkan kenaikan pada perdagangan Senin, 17 Februari 2025. Posisi terakhir, IHSG menguat 0,38 persen ke level 6.638,45.

img_title IHSG Dibuka Menguat Berpotensi Lanjutkan Kenaikan Ikuti Penguatan Wall Street dan Bursa Asia

Analis Bina Artha Sekuritas Ivan Rosanova melihat sinyal positif terhadap pergerakan indeks. Meskipun lonjakan akan berlangsung singkat dan indeks harus mampu bertahan di atas titik support minor pada level 6,593.

"IHSG cenderung akan melanjutkan tren naik jangka pendek untuk hari ini dengan target di level 6745," ulas Ivan dalam risetnya. 

img_title IHSG Ditutup Menguat 0,97% ke Level 6.294 pada 4 Agustus 2026, Optimisme Awal Agustus Kian Menguat

Lebih lanjut, Ivan menyampaikan adanya peluang IHSG berbalik melemah untuk menguji area support 6.510-6.525. Kondisi tersebut akan terjadi jika indeks jatuh di bawah level 6.593.

img_title IHSG Dibuka Menghijau saat Wall Street Melonjak Tajam dan Bursa Asia Anjlok

Adapun titik support IHSG berada di level 6.593, 6.480, 6.355 dan 6.254. Sedangkan titik resistance berada pada area 6.745, 6.896 dan 7.041.

Berdasarkan hasil analisa tersebut, Ivan menjagokan sejumlah saham potensial cuan yang layak untuk investor dan trader cermati sepanjang sesi pembukaan bursa. Rekomendasi saham tersebut meliputi saham:

PT Vale Indonesia Tbk (INCO)

  • Rekomendasi : Speculative Buy
  • Area beli         : 2.500-2.600
  • Target harga   : 2.940

PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF)

Indofood

Photo :
  • VoxPopnews/Nurcholis Anhari Lubis
  • Rekomendasi : Trading Buy
  • Area beli         : 7.550-7.650
  • Target harga   : 8.300

PT Indah Kiat Pulp Paper Tbk (INKP)

  • Rekomendasi : Buy on Weakness
  • Area beli         : 5.700-5.800
  • Target harga   : 6.425

PT Indosat Tbk (ISAT)

  • Rekomendasi : Speculative Buy
  • Area beli         : 1.450-1.530
  • Target harga   : 1.760

PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA)

Ilustrasi baterai.

Photo :
  • Getty Images
  • Rekomendasi : Hold
  • Target harga  : 416

Ilustrasi uang rupiah

Rupiah Menguat ke Rp 17.960 usai Rilis Defisit Neraca Perdagangan US$450 Juta di Juni 2026

Hingga pukul 09.09 WIB rupiah ditransaksikan di Rp 17.960 per dolar AS. Posisi itu menguat 67 poin atau 0,37 persen dari posisi sebelumnya di level Rp 18.027 per dolar AS

img_title
VoxPop.co.id
5 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut