IHSG Sesi I Menguat 0,33 Persen, Saham ISAT hingga ANTM Jadi Top Gainers

Papan pergerakan IHSG (Foto ilustrasi)
Sumber :
  • VoxPopnews/M Ali Wafa

Jakarta, VoxPop - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat ke level 6.789,49 pada sesi pertama perdagangan Selasa, 2 Mei 2025. IHSG membukukan lonjakan sebesar ,33 persen atau 22,69 poin. 

img_title IHSG Dibuka Menguat Berpotensi Lanjutkan Kenaikan Ikuti Penguatan Wall Street dan Bursa Asia

Mengutip data Phintraco Sekuritas, pergerakan indeks terpantau berada dalam kisaran area 6.768-6.818. Nomina nilai transaksi mencapai Rp 6,05 triliun. 

"Secara teknikal, Stochastic RSI masih berada di overbought area. Sehingga IHSG masih berpotensi uji support 6740-6700 pada perdagangan kedua perdagangan hari ini," demikian ulasan Phintraco Sekuritas dalam risetnya. 

img_title IHSG Ditutup Menguat 0,97% ke Level 6.294 pada 4 Agustus 2026, Optimisme Awal Agustus Kian Menguat

Sejumlah sektor saham berhasil menorehkan lonjakan. Sektor properti melesat 1,31 persen serta sektor infrastruktur dan material dasar melambung 1,04 persen.

img_title IHSG Dibuka Menghijau saat Wall Street Melonjak Tajam dan Bursa Asia Anjlok

Di samping itu, sektor saham lain mengalami koreksi. Sektor consumer non primer melemah 1,17 persen, sektor industri menyusut 0,45 persen dan sektor consumer primer turun 0,29 persen. 

Phintraco Sekuritas juga melaporkan tiga emiten saham dengan lompatan harga tertinggi alias top gainers di papan utama perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) diantaranya:

PT Indosat Tbk (ISAT)

Saham ISAT mencetak kenaikan sebesar 8,86 persen atau 155 poin hingga menembus level 1.905.

PT Aneka Tambang Tbk (ANTM)

Petugas menunjukkan emas Antam di Butik Antam Pulo Gadung, Jakarta (foto ilustrasi)

Photo :
  • Antara Foto/Aditya Pradana Putra

Saham ANTM melesat 110 poin atau 5,07 persen ke area 2.280.

PT Map Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA)

Hasil positif turut ditorehkan saham MAPA sebesar 2,31 persen atau 15 poin menjadi 665.

Ilustrasi uang rupiah

Rupiah Menguat ke Rp 17.960 usai Rilis Defisit Neraca Perdagangan US$450 Juta di Juni 2026

Hingga pukul 09.09 WIB rupiah ditransaksikan di Rp 17.960 per dolar AS. Posisi itu menguat 67 poin atau 0,37 persen dari posisi sebelumnya di level Rp 18.027 per dolar AS

img_title
VoxPop.co.id
5 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut