Sebagian Bursa Asia Menguat, Kesepakatan Tarif Impor AS-Tiongkok Masih Jadi Sorotan

Kawasan wisata The Peak, Hong Kong.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

Jakarta, VoxPop – Bursa Asia-Pasifik menguat sebagian pada pembukaan perdagangan Rabu, 14 Mei 2025. Lonjakan sejalan kenaikan indeks acuan di Wall Street karena meredanya ketegangan perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok.

img_title Rupiah Menguat ke Rp 18.008, Pasar Cermati Indikator Ekonomi dari Inflasi hingga Neraca Dagang

Wall Street berbalik menguat (rebound) setelah AS dan Tiongkok menyepakati negosiasi tarif impor. Seketika saham melonjak bahkan Indeks Dow Jones Industrial Average melesat lebih dari 1.000 poin pada sesi perdagangan Senin, 12 Mei 2025.

Namun, Ahli Strategi Keuangan Julius Baer meminta pelaku pasar tetap berhati-hati. Menurutnya jika kesepakatan baru diumumkan memungkinkan menyebabkan kondisi semakin rumit dan membutuhkan jangka waktu implementasi yang berlarut-larut.

img_title IHSG Dibuka Menghijau Siap Uji Resistance, Wall Street dan Bursa Asia Kompak Menguat

"Sehingga tidak mungkin untuk sepenuhnya mengembalikan tarif ke tingkat sebelum konflik,” tulis Baer dalam catatannya yang dikutip dari CNBC Internasional pada Rabu, 14 Mei 2025. 

Penyesuaian Tarif PPH 22 Impor Resmi Berlaku Mulai 13 September 2018

Photo :
img_title Rupiah Menguat ke Rp 18.055 Meski Ekonom Proyeksi Ekonomi RI di Kuartal II-2026 Anjlok

Saat ini, para investor akan mengawasi saham chip Asia setelah saham Nvidia melonjak menyusul pernyataan CEO Jensen Huang. Nvidia dikabarkan akan menjual lebih dari 18.000 chip kecerdasan buatan (AI) terbarunya kepada perusahaan Saudi Humain, perusahaan rintisan AI baru yang dimiliki oleh Dana Investasi Publik milik Arab Saudi.

Indeks Jepang Nikkei 225 melesat 0,37 persen sekaligus memperpanjang tren kenaikan selama empat sesi berturut-turut. Di Korea Selatan, indeks Kospi melonjak sebesar 0,78 persen. 

Indeks acuan Australia S&P/ASX 200 diperdagangkan datar. Begitu pula, indeks Hang Seng Hong Kong menunjukkan pergerakan lebih tinggi di awal sesi perdagangan, yakni naik dari 23.108,27 menjadi 23.288.

Ketiga indeks utama Wall Street bervariasi pada penutupan perdagangan semalam. Indeks S&P 500 melambung ke zona hijau melanjutkan kenaikan tajam yang terlihat pada sesi sebelumnya. 

Nasdaq Composite melejit sebesar 1,61 persen ke level 19.010,08. Indeks Dow Jones Industrial Average  tertinggal karena melanda kehilangan 269,67 poin atau 0,64 persen terseret penurunan saham United Health hampir 18 persen.

Presiden Prabowo Subianto dan PM Thailand Anutin Charnvirakul

Prabowo dan PM Thailand Komitmen Tingkatkan Perdagangan hingga USD 20 Miliar pada 2030

Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Kerajaan Thailand berkomitmen memperkuat kerja sama ekonomi dengan menargetkan nilai perdagangan bilateral mencapai USD 20 M

img_title
VoxPop.co.id
4 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut