BI Ungkap Uang Primer per Mei Capai Rp 1.939,1 Triliun

Ilustrasi rupiah dan dolar AS.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Jakarta, VoxPop – Bank Indonesia (BI) mencatat, Uang Primer (M0) Adjusted pada Mei 2025 sebesar Rp 1.939,1 triliun pada Mei 2025. Nilai ini lebih rendah dari April 2025 yang sebesar Rp 1.952,3 triliun. Uang Primer M0 Adjusted menggambarkan perkembangan uang primer yang telah mengisolasi dampak penurunan giro bank di Bank Indonesia akibat pemberian insentif likuiditas.

img_title Cadangan Devisa Juli 2026 Capai US$145,3 Miliar, BI: Setara Pembiayaan 5,5 Bulan Impor

Kepala Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso mengatakan Uang Primer (M0) Adjusted pada Mei ini tercatat menigkat 14,5 persen secara year on year (yoy).

"Uang Primer (M0) Adjusted1 pada Mei 2025 tumbuh lebih tinggi. Pertumbuhan M0 Adjusted pada Mei 2025 meningkat dari 13,0 persen persen yoy pada April 2025 menjadi 14,5 persen yoy, sehingga tercatat sebesar Rp 1.939,1 triliun," ujar Denny dalam keterangannya, Selasa, 10 Juni 2025.

img_title Bank Indonesia Catat Uang Primer Tembus Rp2.254,5 Triliun pada Juli 2026, Tumbuh 17,1 Persen

Kepala Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso

Photo :
  • VoxPop.co.id/Anisa Aulia

Denny menjelaskan, perkembangan Uang Primer M0 Adjusted didorong oleh pertumbuhan uang kartal dan giro bank umum di Bank Indonesia.

img_title BI Catat Transaksi QRIS Semester I-2026 Capai 12,55 Miliar, Nilainya Tembus Rp 600 Triliun

"Perkembangan ini didorong oleh pertumbuhan uang kartal yang diedarkan sebesar 10,1 persen yoy, dan giro bank umum di Bank Indonesia adjusted sebesar 10,7 persen yoy," ujarnya.

Berdasark­an faktor yang memengaruhinya, kata Denny, pertumbuhan M0 Adjusted dipengaruhi oleh pengendalian moneter yang sudah mempertimbangkan dampak pemberian insentif likuiditas.

ilustrasi perumahan (dok: BP Tapera)

Survei BI: Harga Properti Residensial Masih Naik pada Kuartal II 2026, Penjualan Rumah Mulai Pulih

Bank Indonesia mencatat harga properti residensial di pasar primer naik 0,69 persen pada kuartal II 2026. Penjualan rumah mulai membaik meski masih kontraksi.

img_title
VoxPop.co.id
7 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut