IHSG Ditutup Cerah, Saham Bank Dominasi Jajaran Top Gainers

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

Jakarta, VoxPop – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan di zona hijau meskipun lebih rendah dari sesi pertama. IHSG menguat 0,64 persen atau 48,90 poin menjadi 7.747,90 pada penutupan perdagangan Kamis, 11 September 2025. 

img_title IHSG Dibuka Menguat Berpotensi Lanjutkan Kenaikan Ikuti Penguatan Wall Street dan Bursa Asia

Berdasarkan pantauan melaui Stockbit, pergerakan indeks berada dalam kisaran area 7.742-7.819. Dengan membukukan nilai transaksi di semua pasar (all market) mencapai Rp 18,63 triliun sementara frekuensi transaksi sebanyak 1,97 juta. 

Mayoritas sektoral kinclong dipimpin penguatan sektor keuangan naik 1,93 persen disusuk sektor kesehatan menguat 1,37 persen. Kemudian sektor transportasi melambung 1,15 persen, sekto non-siklikal naik 0,99 persen, sektor properti meningkat 0,76 persen, sektor industri melambung 0,67 opersen dan sektor siklikal naik 0,24 persen. 

img_title IHSG Ditutup Menguat 0,97% ke Level 6.294 pada 4 Agustus 2026, Optimisme Awal Agustus Kian Menguat

Sebaliknya, sektor bahan baku anjlok 0,42 persen. Koreksi juga melanda sektor energi sebesar 0,50 persen dan sektor teknologi susut 0,33 persen. 

img_title IHSG Dibuka Menghijau saat Wall Street Melonjak Tajam dan Bursa Asia Anjlok

"Meredanya kekhawatiran akan prospek ekonomi serta membaiknya kondisi politik dan keamanan, membuat IHSG berlanjut menguat," ungkap analis Phintraco Sekuritas yang dikutip dari risetnya pada Kamis sore, 11 September 2025.

Secara teknikal, indikator Stochastic RSI membentuk Golden Cross di area oversold dan mulai terjadi penyempitan negative slope MACD. Meskipun demikian terjadi tekanan jual pada volume dan IHSG masih di bawah MA20. 

Dalam riset tersebut, Phintraco Sekuritas melaporkan tiga emiten saham yang duduk di jajaran top gainers, diantaranya:

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI)

BNI menyediakan uang tunai sebesar Rp21 triliun selama periode lebaran

Photo :
  • BNI

Saham BBNI melesat 7,80 persen atau 320 poin hingga berhasil menembus area 4.420.

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)

Saham JPFA melonjak sebesar 6,50 persen atau 115 poin dan ditutup pada level 1.885.

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS)

Saham BRIS membukukan penguatan sebesar 6,40 persen atau 160 poin menjadi 2.660.

Ilustrasi uang rupiah

Rupiah Menguat ke Rp 17.960 usai Rilis Defisit Neraca Perdagangan US$450 Juta di Juni 2026

Hingga pukul 09.09 WIB rupiah ditransaksikan di Rp 17.960 per dolar AS. Posisi itu menguat 67 poin atau 0,37 persen dari posisi sebelumnya di level Rp 18.027 per dolar AS

img_title
VoxPop.co.id
5 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut