Pesan Menkomdigi ke Penyedia Jasa Internet: Turunkan Harga, Tingkatkan Kualitas

Menkomdigi Meutya Hafid Saat Peresmian Peraturan Menteri Nomor 8 Tahun 2025 tentang Layanan Pos Komersial.
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Natania Longdong

Jakarta, VoxPop – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid meminta para penyedia jasa internet (PJI) dapat menghadirkan akses internet yang terjangkau dan berkualitas bagi masyarakat Indonesia terutama di wilayah yang layanan internetnya masih tergolong bertarif tinggi.

img_title Komdigi Blokir 3,7 Juta Situs Judi Online Sejak Oktober 2024

"Kami meminta PJI berupaya maksimal untuk menghadirkan layanan internet yang murah untuk masyarakat," ungkapnya, Selasa, 28 Oktober 2025.

Menurut dia, pemerintah melihat masih adanya PJI yang mematok harga tinggi di beberapa daerah karena kurangnya kompetitor.

img_title Menkomdigi Ungkap Spam Komentar Promosi Judol Sasar Akun Influencer Daerah hingga Instansi Pemerintah

“Jangan sampai karena tidak ada pesaing di sana, lalu tarif dibuat semena-mena,” tegas dia.

Meutya Hafid juga mengatakan pemerintah memahami bahwa pembangunan infrastruktur konektivitas membutuhkan investasi besar dan PJI membutuhkan keuntungan dalam menjalankan bisnis, namun tantangan investasi itu dinilai bisa diatasi melalui langkah kolaboratif.

img_title Menkomdigi Ungkap Pelaku Judol Sering Spam Komentar di Medsos, Ini Tujuannya

"Biaya mahal itu relatif. Operator seharusnya bisa menekan biaya dengan berbagai cara, termasuk kerja sama dan infrastructure sharing,” jelas Menkomdigi.

Lebih lanjut, Meutya mengatakan bahwa para PJI tentunya dapat melakukan penyesuaian tarif layanan meski begitu hal tersebut perlu dijelaskan secara transparan kepada masyarakat yang terdampak sehingga sebagai pengguna layanan mereka bisa memahami kondisi tersebut.

Tentunya transparansi itu juga harus diiringi dengan kualitas layanan yang optimal sehingga masyarakat bisa memiliki kepercayaan yang baik kepada para PJI.

"Saya paham industri juga sedang sulit, tapi ayo kita lihat daerah-daerah mana yang bisa diberi keringanan. Kalau di wilayah lain perlu penyesuaian harga, silakan, asalkan transparan,” katanya.

Selain soal harga, Meutya menegaskan perlindungan hak pelanggan harus menjadi perhatian utama. “Jangan sampai ketika jaringan down, pelanggan tetap dikenakan biaya penuh. Itu tidak adil,” tuturnya.

Ia berharap para PJI di Indonesia dapat menjadi mitra pemerintah dalam membangun ekosistem digital yang inklusif dan berkeadilan, di mana masyarakat dari berbagai lapisan tetap bisa menikmati layanan internet dengan harga wajar dan mutu terjamin.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid.

Komdigi Laporkan 38 Ribu Rekening Terkait Judi Online ke OJK

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) melaporkan sekitar 38.000 rekening diduga terkait judi online (judol) kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

img_title
VoxPop.co.id
14 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut