7 Gebrakan Menkeu Purbaya, dari Kucuran Rp200 Triliun ke Himbara hingga Rencana Hapus Tunggakan Iuran BPJS Kesehatan

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa
Sumber :
  • [tangkapan layar]

Jakarta, VoxPop – Sejak menjabat sebagai Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa langsung tancap gas dengan berbagai gebrakan. Ia dikenal tegas, reformis, dan tak segan mengambil kebijakan kontroversial untuk memperkuat fondasi fiskal dan keuangan negara. 

img_title Pokok & Bunga Kredit Kopdes Rp 240 Triliun Ditanggung APBN, Purbaya: Cicilan Pertama Cair September 2026

Ada sejumlah kebijakan Purbaya cukup membuat publik dan pelaku keuangan heboh. Penasaran apa saja? Berikut tujuh gebrakan Menkeu Purbaya, sebagaimana dirangkum pada Jum'at, 7 November 2025.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa

Photo :
  • [tangkapan layar]
img_title Bebaskan Pajak 3 Tahun untuk Proses Konsolidasi BUMN, Purbaya: Biar Prosesnya Smooth!

1. Pindahkan Dana SAL Rp200 Triliun

Langkah pertama yang dilakukan Purbaya adalah dengan memindahkan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) senilai Rp200 triliun dari Bank Indonesia ke lima bank BUMN. Tujuannya untuk mendorong penyaluran kredit ke sektor riil agar ekonomi nasional tetap bergerak. 

img_title Bantah Pelibatan Babinsa dan Bhabinkamtibmas Tagih Pajak, Purbaya: Mereka Juga Enggak Ngerti!

Purbaya menegaskan, dana tersebut tidak akan dibiarkan mengendap. Jika penyaluran kredit tidak optimal, pemerintah siap menarik kembali dana tersebut untuk diarahkan ke sektor yang lebih produktif.

2. Tolak Tax Amnesty dan Kejar Pengemplang Pajak

Purbaya dengan tegas menolak wacana program pengampunan pajak (tax amnesty) jilid III. Menurutnya, kebijakan seperti itu justru menciptakan budaya tidak jujur di kalangan wajib pajak. Sebagai gantinya, ia berfokus mengejar para penunggak pajak besar. 

Kementerian Keuangan di bawah kepemimpinannya telah menyiapkan daftar sekitar 200 pengemplang pajak yang akan ditindak untuk meningkatkan penerimaan negara hingga puluhan triliun rupiah.

3. Berantas Peredaran Rokok Ilegal

Purbaya juga menaruh perhatian besar pada peredaran rokok ilegal yang merugikan negara. Ia menegaskan akan menindak keras produsen maupun pengimpor rokok ilegal yang merugikan penerimaan cukai. Bahkan, ia berencana menerapkan tarif cukai khusus untuk menertibkan produksi rokok ilegal dalam negeri dan mengarahkan pelaku usaha ke sistem resmi yang diawasi pemerintah.

4. Perangi Produk Tekstil Ilegal

Tak hanya rokok, Purbaya juga berkomitmen memberantas peredaran produk tekstil ilegal yang merusak industri dalam negeri. Ia menyoroti masuknya barang impor gelap seperti pakaian bekas dan tekstil nonresmi yang mengancam pabrik lokal. 

Pemerintah kini memperketat pengawasan impor dan berupaya menutup celah praktik penyelundupan yang merugikan pelaku usaha nasional.

5. Luncurkan Program “Lapor Pak Purbaya”

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut