IHSG Sesi I Sumringah, Cek 3 Saham Jadi Mesin Cuan Investor

Pergerakan IHSG (Foto ilustrasi)
Sumber :
  • VoxPopnews/M Ali Wafa

Jakarta, VoxPop – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat kenaikan sebesar 0,28 persen atau 23,78 poin pada akhir sesi pertama perdagangan hari ini, Jumat, 7 November 202. IHSG menguat ke level 8.360,83.

img_title IHSG Dibuka Menghijau Seiring Bursa Asia Menguat dan Wall Street Bergerak Variatif

Sepanjang sesi perdagangan, IHSG terpantau bergerak di kisaran area 8.333 hingga titik tertingginya di level 8.374. Nilai transaksi membukukan nominal Rp 6,85 triliun sementara frekuensi transaksi sebanyak 1,11 juta kali. 

Kinclongnya indeks domestik sejalan meningkatkan sejumlah sektor saham. Sektor energi melesat 1,50 persen, sektor kesehatan menguat 0,78 persen hingga sektor teknologi melonjak 0,66 persen. 

img_title Rupiah Menguat ke Rp 17.960 usai Rilis Defisit Neraca Perdagangan US$450 Juta di Juni 2026

Sebaliknya, sektor industri terkoreksi cukup drastis sebesar 0,54 persen. Sektor infrastruktur melemah 0,13 persen dan sektor siklikal merosot 0,08 persen. 

Pergerakan IHSG di Bursa Efek Indonesia.

Photo :
  • ANTARA FOTO/M Agung Rajasa
img_title IHSG Dibuka Menguat Berpotensi Lanjutkan Kenaikan Ikuti Penguatan Wall Street dan Bursa Asia

Tim Analis Phintraco Sekuritas menilai, secara teknikal bahwa Stochastic RSI masih berada di area overbought. Indikator histogram cenderung bergerak mendatar. 

"Kami memperkirakan IHSG akan bergerak terbatas dalam rentang 8.250–8.380 pada sesi kedua perdagangan hari ini," ungkap Analis Phintraco Sekuritas dalam risetnya yang dikutip pada Jumat, 7 November 2025. 

Dalam riset yang sama, Phintraco Sekuritas melaporkan beberapa saham berhasil mencatatkan lompatan harga signifikan. Berikut tiga emiten paling cuan di jajaran indeks 45 saham unggulan alias LQ45.

PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK)

Saham EMTK melambung 8,09 persen atau 95 poin menjadi 1.270.

PT Indosat Tbk (ISAT)

Saham ISAT menguat 6,33 persen atau 125 poin ke level 2.100.

PT Surya Citra Media Tbk (SCMA)

Hasil positif juga dicatatkan saham SCMA sebesar 6,01 persen atau 22 poin ke posisi 388. 

Ilustrasi mata uang Rupiah.

Rupiah Menguat ke Rp 17.913 usai Rilis Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II-2026 Sebesar 5,29 Persen

Hingga pukul 09.03 WIB rupiah ditransaksikan di Rp 17.913 per dolar AS. Posisi itu menguat 20 poin atau 0,11 persen dari posisi sebelumnya di level Rp 17.933 per dolar AS

img_title
VoxPop.co.id
6 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut