Dibuka Menghijau, IHSG Potensi Rebound Meski Bursa Asia dan Wall Street Lesu

Karyawan mengambil gambar layar pergerakan harga saham (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Foto ilustrasi)
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso

Jakarta, VoxPop – IHSG dibuka menguat 27 poin atau 0,33 persen di level 8.397 pada pembukaan perdagangan Senin, 17 November 2025.

img_title Rupiah Menguat ke Rp 18.008, Pasar Cermati Indikator Ekonomi dari Inflasi hingga Neraca Dagang

Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman memprediksi, IHSGberpotensi rebound pada perdagangan hari ini.

"IHSG berpotensi rebound hari ini," kata Fanny dalam riset hariannya, Senin, 17 November 2025.

img_title IHSG Dibuka Menghijau Siap Uji Resistance, Wall Street dan Bursa Asia Kompak Menguat

Ilustrasi IHSG.

Photo :
  • VoxPop/Muhamad Solihin

Mayoritas bursa Asia kompak turun pada perdagangan Jumat pekan lalu. Indeks Nikkei 115 Jepang turun 1,77 persen, Hang Seng Hong Kong melemah 1,85 persen, dan Taiex Taiwan turun 1,81 persen.

img_title IHSG Ditutup Menguat 0,77 Persen ke Level 6.234, Seluruh Indeks Bursa Kompak Berakhir di Zona Hijau

Kemudian Kospi Korea Selatan turun 3,81 persen, ASX 200 Australia turun 1,36 persen. Sementara itu, STI Straits Tmes turun 0,65 persen dan FTSE Malaysia melemah 0,40 persen.

Pelemahan bursa Asia seiring penurunan pada Wall Street, karena ketidakpastian pemangkasan suku bunga oleh The Federal Reserve alias The Fed. Hal itu terjadi selaras dengan valuasi saham teknologi yang berlebihan membebani pasar saham.

Di sisi lain, investor di Asia menanti data yang akan dirilis terkait data harga rumah, penjualan ritel dan tingkat pengangguran China.

Sementara Indeks utama Wall Street dilaporkan ditutup mixed pada akhir perdagangan Jumat pekan lalu, karena investor menantikan hasil laporan kuartalan Nvidia yang akan dirilis pekan depan.

Investor juga khawatir bahwa The Fed mungkin akan menunda pemangkasan suku bunga pada Desember. Indeks S&P 500 turun 0,05 persen, indeks Nasdaq naik 0,13 persen, dan Dow Jones Industrial Average turun 0,65 persen.

"Support IHSG berada di level 8.320-8.350 sementara resist IHSG di rentang 8.400-8.450," ujarnya.

IHSG

IHSG Ditutup Melemah ke Level 6.226, Saham Emiten Ini Masih Jadi Penopang Transaksi

IHSG melemah 0,16 persen ke level 6.226 pada penutupan perdagangan pada hari Senin, 3 Agustus 2026. BBRI, TPIA, & TINS mencatat penguatan di tengah tekanan indeks.

img_title
VoxPop.co.id
3 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut