Mudik Nataru Bebas Ribet
- VoxPop.co.id/Andrew Tito
Jakarta, VoxPop – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) meluncurkan kanal informasi terpadu Mudikpedia Nataru untuk membantu masyarakat merencanakan perjalanan liburan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 secara lebih aman, lancar dan terukur.
Kanal digital tersebut dapat diakses melalui https://s.id/MudikpediaNataru. Laman itu menghadirkan berbagai informasi resmi dan terkini, mulai dari pantauan lalu lintas, rekayasa jalan, tarif tol, hingga nomor darurat, dalam satu platform yang mudah diakses.
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menjelaskan bahwa kanal informasi tersebut jadi bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan rasa aman bagi masyarakat.
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memprediksi sedikitnya ada 119,50 juta orang yang akan memadati jalur darat, laut, maupun udara di berbagai wilayah Nusantara.
"Kami ingin memastikan setiap warga negara memiliki akses informasi yang sama, akurat, dan real-time langsung dari genggaman mereka. Kita juga ingin meminimalisir risiko masyarakat terjebak hoax atau kebingungan di tengah padatnya arus lalu lintas," kata Meutya Hafid di Jakarta, Selasa, 23 Desember 2025.
Potensi kepadatan jalur mudik menimbulkan tantangan logistik dan komunikasi publik yang besar sehingga akurasi informasi dinilai jadi kunci keselamatan.
Panduan digital itu juga menjadi krusial mengingat lonjakan jumlah pemudik tahun ini didorong oleh tingginya antusiasme masyarakat dan kondisi ekonomi yang stabil.
"Tujuannya jelas, yakni efisiensi. Pemudik bisa memantau lalu lintas secara langsung, mengecek tarif tol, hingga melihat peta kuliner untuk beristirahat. Jadi, perjalanan tidak hanya soal sampai ke tujuan, tetapi juga menikmati prosesnya dengan aman," ujar menkomdigi.
Dengan Mudikpedia, pemudik bisa menentukan waktu keberangkatan yang tepat guna menghindari penumpukan kendaraan di titik-titik tertentu.
Fitur Mudikpedia Nataru dirancang dengan navigasi yang ramah pengguna. Di dalamnya, masyarakat dapat mengakses berbagai informasi penting seperti:
1. Nomor-nomor penting: Akses cepat ke pusat krisis, ambulans, hingga layanan bantuan Polri dan Pertamina.
2. Pantauan dan rekayasa lalu lintas: Update terkini mengenai one-way, contraflow, atau pembatasan angkutan barang.
3. Cek tarif tol dan SPKLU: Informasi bagi pengguna kendaraan pribadi, termasuk titik pengisian daya bagi mobil listrik.
