Bursa Asia Melesat Usai AS Tangkap Presiden Venezuela dan Istri Terkait Dugaan Kasus Narkoba

Ilustrasi pertumbuhan ekonomi Jepang
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, VoxPop - Bursa Asia-Pasifik dibuka kinclong pada perdagangan Senin, 5 Januari 2025. Kenaikan menyusul meningkatknya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat (AS) dan Venezuela usai pemerintah AS menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya pada akhir pekan lalu.

img_title IHSG Dibuka Menguat Berpotensi Lanjutkan Kenaikan Ikuti Penguatan Wall Street dan Bursa Asia

Otoritas AS mengatakan Maduro dan istrinya, Cilia Flores, diterbangkan ke New York dan didakwa dengan konspirasi terorisme narkoba dan kejahatan lainnya. Dakwaan tersebut menyatakan bahwa perdagangan narkoba telah memperkaya dan memperkuat elit politik dan militer Venezuela.

Dikutip dari CNBC Internasional, pada Senin, 5 Januari 2025, indeks acuan Jepang, Nikkei 225, melonjak 2,26 persen. Sementara indeks Topix melambung ke level tertinggi sepanjang masa (all high time/ATH) setelah melesat 1,42 persen.

img_title Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Narkoba di Bandara Soetta yang Dibawa 3 Wanita dari Malaysia

Saham-saham sektor pertahanan di bursa Jepang paling banyak mengalami kenaikan. Saham Kawasaki Heavy Industries dan Mitsubishi Heavy Industries mencetak lonjakan masing-masing 5,7 persen dan 6,4 persen.

Ilustrasi Saham Meta Cetak Rekor Tertinggi

Photo :
  • freepik.com/rawpixel.com
img_title AS Akan Tutup 5 Kantor Konsulatnya, Ada di Indonesia dan Jepang

Di Korea Selatan, indeks Kospi melambung 2,19 persen hingga menyentuh level tertinggi pada posisi 4.420,92. Indeks Kosdaq yang terdiri dari saham-saham berkapitalisasi kecil menguat tipis 0,2 persen. 

Saham raksasa pertahanan di bursa Korea Selatan, Hanwha Aerospace, naik hingga 4 persen. Lompatan pesat turut dicetak saham Poongsan, yakni lebih dari 3 persen.

Di Australia, indeks ASX/S&P 200 dibuka datar.

Bursa AS, Wall Street, terpantau beragam pada akhir perdagangan pekan lalu, Jumat, 2 Januari 2026. Indeks S&P 500 naik 0,19 persen memjadi 6.858,47 ditopang penguatan saham-saham semikonduktor.

Nasdaq Composite merosot 0,03 persen ke level 23.235,63. Sementara itu, indeka Dow Jones Industrial Average menguat 319,10 poin atau 0,66 perasn dan ditutup pada level 48.382,39.

Sebelum perdagangan berakhir, indeks S&P 500 dan Nasdaq Composite menunjukkan tren positif yang solid di awal sesi. Kedua indeks acuan sempat naik 0,7 persen dan 1,5 persen didorong kenaikan saham teknologi.

Ilustrasi uang rupiah

Rupiah Menguat ke Rp 17.960 usai Rilis Defisit Neraca Perdagangan US$450 Juta di Juni 2026

Hingga pukul 09.09 WIB rupiah ditransaksikan di Rp 17.960 per dolar AS. Posisi itu menguat 67 poin atau 0,37 persen dari posisi sebelumnya di level Rp 18.027 per dolar AS

img_title
VoxPop.co.id
5 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut