IHSG Menguat Sepanjang Hari, Intip 3 Saham Pertambangan Dominasi Top Gainers

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Sumber :
  • VoxPop/M Ali Wafa

Jakarta, VoxPop - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun tipis tetapi masih bertahan di zona hijau. IHSG menguat 0,13 persen atau 11,20 poin menjadi 8.944,81 pada penutupan perdagangan Rabu, 7 Januari 2026. 

img_title IHSG Dibuka Menguat Berpotensi Lanjutkan Kenaikan Ikuti Penguatan Wall Street dan Bursa Asia

Berdasarkan pantauan VoxPop melalui Stockbit, IHSG sempat terjun ke level 8.918 menjelang penutupan pasar hari ini. Sementara titik tertinggi yang berhasi IHSG capai berada di level 8.966 pada awal pembukaan perdagangan. 

Nilai transaksi di pasar reguler masih cukup besar, yakni 35,12 triliun. Dengan frekuensi transaksi sebanyak 4,5 juta. 

img_title IHSG Ditutup Menguat 0,97% ke Level 6.294 pada 4 Agustus 2026, Optimisme Awal Agustus Kian Menguat

Mayoritas sektor saham tergerus dipimpin penurunan sektor transportasi sebesar 1,83 persen. Sektor konsumen non-siklikal melemah 0,93 persen, sektor teknologi menyusut 0,56 persen, sektor sektor keuangan menurun 0,24 persen, sektor properti turun 0,22 persen dan sektor kesehatan tergelincir 0,05 persen. 

Sebaliknya, sektor industri membukukan lonjakan tertinggi sebesar 2,40 persen. Hasil positif turut dicatatkan sektor bahan baku sebesar 1,11 persen, sektor konsumer siklikal naik 1,18 persen, sektor energi meningkat 0,51 persen dan sektor infrastruktur melambung 0,16 persen. 

img_title IHSG Dibuka Menghijau saat Wall Street Melonjak Tajam dan Bursa Asia Anjlok

Ilustrasi pergerakan IHSG.

Photo :
  • VoxPopnews/M Ali Wafa

Tim Analis Phintraco Sekuritas melaporkan IHSG kembali mencatat rekor tertinggi intraday dengan menembus level 8.970. Secara teknikal, histogram positif MACD berlanjut menguat namun momentum beli mulai melemah dan Stochastic RSI berada di area overbought.

Risiko ketidakpastian geopolitik kembali meningkat akibat ancaman Presiden Trump untuk mengakuisisi Greenland. 

"Perlu diwaspadai potensi terjadinya aksi profit taking, terutama jika ketegangan geopolitik global berbalik memanas," ujar Tim Analis Phintraco Sekuritas dikurip dari riset harian pada Rabu, 7 Januari 2026. 

Lebih lanjut, Phintraco Sekuritas melaporkan tiga emiten saham yang membukukan lompatan harga tertinggi di jajaran 45 saham unggulan alias LQ45 hingga penutupan perdagangan hari ini antara lain:

PT Vale Indonesia Tbk (INCO)

Saham INCO melesat 12,44 persen atau 700 poin dan ditutup pada level 6.325. 

PT Aneka Tambang Tbk (ANTM)

Saham ANTM melonjak sebesar 11,59 persen atau 400 poin menjadi 3.850.

PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO)

Saham ADRO meningkat 7,77 persen atau 145 poin hingga menembus area 2.010. 

Ilustrasi uang rupiah

Rupiah Menguat ke Rp 17.960 usai Rilis Defisit Neraca Perdagangan US$450 Juta di Juni 2026

Hingga pukul 09.09 WIB rupiah ditransaksikan di Rp 17.960 per dolar AS. Posisi itu menguat 67 poin atau 0,37 persen dari posisi sebelumnya di level Rp 18.027 per dolar AS

img_title
VoxPop.co.id
5 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut