IHSG Ditutup Terjun 3,27 Persen saat Harga Minyak Dunia Terbang, Cek 3 Saham Top Gainers di LQ45

Penutupan IHSG.
Sumber :
  • VoxPop/M Ali Wafa

Jakarta, VoxPop - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) belum berhasil pulih dari penurunan tajam seiring lonjakan harga minyak dunia di tengah eskalasi perang di Timur Tengah. IHSG melemah 3,27 persen atau 248,32 poin ke level 7.337,37 pada penutupan perdagangan Senin, 9 Maret 2026.

img_title Rupiah Balik Melemah ke Rp 18.013 usai Rilis soal Ekspansi PMI Manufaktur dan Deflasi Juli 2026

Berdasarkan pantauan VoxPop di Stockbit, IHSG terjun bebas ke area 7.163 pada awal perdagangan. Indeks perlahan bangkit setalah mencapai titik terendah, namun pergerakannya masih berada di zona merah. 

Nilai transaksi tercatat mencapai Rp 23,88 triliun sementara volume transaksi sebesar Rp 468,01 juta. Dengan total perdagangan sebanyak 2,47 juta transaksi. 

img_title IHSG Dibuka Menghijau saat Wall Street Melonjak Tajam dan Bursa Asia Anjlok

Sektor transportasi mengalami koreksi paling dalam sebesar 5,22 persen lalu sektor bahan baku anjlok 4,59 persen dan sektor konsumer siklikal tergerus 4,54 persen. Sektor energi melemah 4,33 persen, sektor industri merosot 4,04 persen dan sektor properti menyusut 4,57 persen. 

Kemudian sektor infrastruktur rontok 3,75 persen, sektor konsumer non-siklikal melemah 3,50 persen, sektor kesehatan jatuh 2,74 persen, sektor teknologi turun 1,58 persen, dan sektor keuangan tergerus 1,34 persen. 

img_title IHSG Ditutup Melemah ke Level 6.226, Saham Emiten Ini Masih Jadi Penopang Transaksi

Tim Analis Phintraco Sekuritas mengatakan, penutupan Selat Hormuz membuat para produsen minyak di Timur Tengah mengurangi produksinya karena kekurangan tempat penyimpanan minyaknya sehingga tidak dapat mengirimkan produksinya ke pelanggan. Akibatnya harga minyak mentah meningkat tajam di atas level US$100 per barel yang menimbulkan kekhawatiran akan potensi inflasi dan perlambatan ekonomi global. 

Para Menteri Keuangan negara G7 dijadwalkan membahas kemungkinan pelepasan cadangan darurat minyak secara bersama-sama. Penarikan cadangan strategis ini sebelumnya pernah dilakukan sebanyak lima kali, diantaranya ketika invasi Rusia ke Ukraina, gangguan pasokan di Libya, badai Katrina dan selama Perang Teluk pertama. 

Phintraco Sekuritas juga melaporkan tiga emiten berhasil membukukan lonjakan harga tertinggi di jajaran 45 saham unggulan (LQ45) sebagai berikut.

PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG)

Saham ITMG melonjak 4,91 persen atau 1.325 poin dan ditutup menjadi 28.300.

PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI)

Saham AADI melambung 1,46 persen atau 150 poin ke level 10.450.

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI)

Saham BBNI juga mencatatkan kenaikan relatif besar, yakni 0,47 persen atau 20 poin dan ditutup pada area 4.290.

IHSG

IHSG Ditutup Menguat 0,97% ke Level 6.294 pada 4 Agustus 2026, Optimisme Awal Agustus Kian Menguat

IHSG sore hari ini ditutup menguat 0,97% ke level 6.294 pada Selasa 4 Agustus 2026. Inflasi, PMI manufaktur, hingga proyeksi PDB menjadi sentimen positif.

img_title
VoxPop.co.id
4 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut