IHSG Dibuka Menghijau Ikuti Wall Street & Bursa Asia di Tengah Skema Gencatan Senjata Iran-AS

Penutupan IHSG
Sumber :
  • VoxPop/M Ali Wafa

Jakarta, VoxPop IHSG dibuka menguat 11 poin atau 0,17 persen di level 7.001 pada pembukaan perdagangan Selasa, 7 April 2026.

img_title IHSG Dibuka Menguat Berpotensi Lanjutkan Kenaikan Ikuti Penguatan Wall Street dan Bursa Asia

Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman memprediksi, IHSG bakal rebound pada perdagangan hari ini.

"IHSG berpotensi short term teknikal rebound ke 7.020-7.050. Tapi hati-hati, jika belum break di atas 7.050, rentan kembali terkoreksi hari ini," kata Fanny dalam riset hariannya, Selasa, 7 April 2026.

img_title IHSG Ditutup Menguat 0,97% ke Level 6.294 pada 4 Agustus 2026, Optimisme Awal Agustus Kian Menguat

Ilustrasi papan IHSG.

Photo :
  • VoxPop/Muhamad Solihin

Dia mengatakan, bursa saham Asia, khususnya Nikkei dan Kospi naik pada Senin kemarin. Sementara itu, sebagian besar pasar Asia tutup karena libur. Selain itu, investor masih mencermati perkembangan terbaru dalam konflik Timur Tengah selama akhir pekan.

img_title IHSG Dibuka Menghijau saat Wall Street Melonjak Tajam dan Bursa Asia Anjlok

Indeks Nikkei 225 Jepang naik 0,55 persen sedangkan Topix turun tipis 0,01%. Sementara itu, indeks Korea Selatan, Kospi menguat 1,36 persen, Kosdaq melemah 1,54 persen.

Di sisi lain, banyak pasar di Asia tutup pada hari Senin karena hari libur, seperti Australia, Selandia Baru, dan Hong Kong yang merayakan Paskah. Sementara Tiongkok daratan dan Taiwan merayakan Festival Qingming, yaitu hari libur membersihkan makam.

Di sisi lain, perhatian investor kini tertuju pada data inflasi yang akan dirilis dalam pekan ini. Filipina dijadwalkan merilis data inflasi Maret pada Selasa, 7 April 2026, kemudian disusul Taiwan pada Rabu, 8 April 2026, dan keputusan suku bunga Korea Selatan pada Jumat, 10 April 2026.

"Support IHSG berada di level 6.850-6.900 sementara resist IHSG di rentang 7.020-7.050," ujarnya," ujarnya.

Sebagai informasi, indeks-indeks saham Wall Street ditutup naik pada perdagangan Senin kemarin, didorong harapan tercapainya gencatan senjata antara AS dan Iran di menit-menit terakhir.

Indeks S&P 500 naik 0,44 persen, Nasdaq Composite menguat 0,54 persen, dan Dow Jones Industrial Average bertambah 0,36 persen. Sentimen pasar ditopang laporan media yang menyebutkan AS, Iran, dan sejumlah mediator regional tengah membahas skema gencatan senjata selama 45 hari, yang berpotensi menjadi jalan menuju perdamaian permanen.

Meski demikian, peluang tercapainya kesepakatan sebelum tenggat waktu pada Selasa, 7 April 2026 dinilai masih kecil. Laporan Reuters juga menyebut, kedua negara telah menerima proposal untuk mengakhiri konflik yang meliputi gencatan senjata segera dan pembukaan kembali Selat Hormuz, melalui kerangka kesepakatan yang disusun oleh Pakistan.

Ilustrasi uang rupiah

Rupiah Menguat ke Rp 17.960 usai Rilis Defisit Neraca Perdagangan US$450 Juta di Juni 2026

Hingga pukul 09.09 WIB rupiah ditransaksikan di Rp 17.960 per dolar AS. Posisi itu menguat 67 poin atau 0,37 persen dari posisi sebelumnya di level Rp 18.027 per dolar AS

img_title
VoxPop.co.id
5 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut