Di Balik Akuisisi Schroder oleh MAMI, Ada Strategi untuk Kuasai Pasar Investasi

Direktur Utama dan Kepala Eksekutif MAMI, Afifa (kiri).
Sumber :
  • Dok. MAMI

Jakarta, VoxPop - PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) merampungkan akuisisi atas PT Schroder Investment Management Indonesia (Schroders Indonesia) pada 31 Maret 2026. Hal ini diklaim semakin meneguhkan posisi MAMI sebagai manajer investasi pilihan investor.

img_title Danamon, Manulife, dan Prasmul Sinergi Bentuk Ekosistem Perencanaan Pendidikan Masa Depan Anak

“Intensi dari akuisisi ini bukan sekadar transaksi untuk meningkatkan skala bisnis, melainkan sebagai pembuka babak baru dalam perjalanan kami untuk memberikan dampak yang lebih luas, termasuk meningkatkan kemampuan dalam menghadirkan solusi investasi berkualitas tinggi,” kata Direktur Utama dan Kepala Eksekutif MAMI, Afifa, Senin, 13 April 2026.

Hingga akhir 2025, MAMI memiliki total dana kelolaan sebesar Rp124,3 triliun, sehingga menjadikannya sebagai perusahaan manajer investasi di Indonesia dengan pangsa pasar 11,9 persen di antara sekitar 90 manajer investasi yang beroperasi di Indonesia.

img_title Manulife Wealth & Asset Management Resmi Akuisisi Schroders Indonesia

MAMI juga merupakan pengelola reksa dana terbesar di Indonesia dengan dana kelolaan reksa dana mencapai Rp63 triliun per Desember 2025 dengan pangsa pasar 9,3 persen.

Saat ini, MAMI mengelola 37 reksa dana dan 72 Kontrak Pengelolaan Dana (KPD) yang dipasarkan melalui tiga jalur distribusi, yaitu Institutional Sales, Partnership Distribution, dan Direct Retail Distribution.

img_title AI, Semikonduktor, hingga Energi Hijau: Mesin Baru Ekonomi Asia Pasifik

Jumlah investor MAMI pun bertumbuh ke angka 2,6 juta investor di periode yang sama, setara dengan 12,8 persen total investor reksa dana di Indonesia yang mencapai 20,2 juta investor (data KSEI, per Desember 2025).

Manulife Wealth & Asset Management

Photo :
  • [Istimewa]

 

Oleh karena itu, perusahaan manajer investasi tersebut kembali memboyong beberapa penghargaan bergengsi pada ajang 'Best of the Best Awards 2026' yang digelar oleh Asia Asset Management di Hong Kong.

Predikat 'Best Asset Management Company' berhasil dipertahankan MAMI untuk yang ke-10 kali, sementara 'Best Bond Manager' kembali diboyong untuk yang ke-3 kali. Satu penghargaan yang juga diperoleh adalah 'CEO of the Year' yang dianugerahkan kepada Afifa.

Budaya kerja yang sehat, kolaborasi, kesetaraan, saling menghargai serta memberikan ruang bertumbuh bagi para karyawan adalah cara MAMI membangun pondasi yang kuat dari sisi internal.

Sementara pondasi eksternal dibangun di atas komitmen untuk menjadi mitra investasi andalan bagi setiap investor Indonesia dengan terus memperluas jaringan distribusi, memberikan sumbangsih inovasi bagi kemajuan industri pengelolaan investasi di Indonesia, meningkatkan kapabilitas, hingga memberi edukasi.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut